PB Jakarta, Rombongan Ketua KPK, Agus Rahardjo lakukan kunjungan ke Kejaksaan Agung pada hari Selasa (5/1/2016). Dalam sambutannya Jaksa Agung menyampaikan bahwa kunjungan rombongan ketua KPK yg baru dalam rangka meningkatkan sinergitas, koordinasi bahkan kolaborasi dalam pandangan penanganan perkara-perkara hukum.

“Kami menyadari bahwa masing-masing punya kelebihan dan kekurangan” Ungkap Jaksa Agung. Kelebihan Kejaksaan mempunyai jaringan yang lebih banyak dan luas, sementara KPK ada keterbatasan dalam hal itu, namun KPK mempunyai kelebihan dari sisi kewenangan. Dengan sinergitas dan kolaborasi ini kita berharap nantinya pemberantasan korupsi baik persidangan maupun penindakan akan berjalan lebih baik dan hasilnya dapat optimal.

Kejaksaan memiliki keterbatasan kewenangan dalam menangani beberapa pendekatan kasus yang ditangani selama ini, “kami akan meminta dan diharapkan KPK dapat mem back up bahkan melakukan kolaborasi” ujat Jaksa Agung kembali.

Masalah lain adalah kerjasama dalam sisi pencegahan. Kejaksaan punya Program Jaksa Masuk Sekolah, Tentunya akan disinkronisasikan dengan yang telah dikerjakan KPK, sehingga kolaborasi dan kerjasama cakupannya akan lebih luas dan lebih intens dan hasilnya lebih maksimal.

“Kami berharap kerjasama dengan KPK dapat melibatkan masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi. Sehingga masyarakatpun memiliki peran yang sangat besar untuk upaya pencegahan dan penindakan pemberantasan korupsi” pungkas Jaksa Agung selanjutnya.

Senada dengan itu Ketua KPK mengatakan bahwa sebagai Ketua KPK yang baru, memang ingin bersinergi dan bekerjasama dengan para penegak hukum lain. Ketua KPK juga mengapresiasi, seperti yang ditekankan  dan digaris bawahi oleh Jaksa Agung saat rapat tertutup, bahwa dalam hal tipikor, KPK yang didepan, KPK yang koordinator, KPK yang supervisor. “Oleh karena peran sebagai koordinator akan kami perankan, dalam waktu yang tidak terlalu lama penindakan dan pencegahan korupsi akan segera dapat di mulai. Sekarangpun sebenarnya sudah berjalan terus” Ujar Agus.

Agus juga mengatakan bahwa ” Yang lebih penting lagi, disaat kita menangani kasus-kasus besar, dimana kita menghadapi yang definisikan sebagai ‘corruptor fight back’, kita akan bersinergi saling membantu, supaya peranan dari para koruptor dapat dipatahkan.” Selanjutnya Ketua KPK mengatakan “Kami juga akan segera mendampingi Kejaksaan Agung baik ditingkat pengadilan, penyidikan, maupun di sidang Tipikor.” (Hefrizal)

loading...