PB, Jakarta –  Pihak Kereta Api Indonesia (KAI) mengklaim tertabraknya manusia oleh kereta api dikarenakan akibat kesalahan manusia  sendiri.

Pasalnya banyak yang merusak sarana dan prasarana yang ada di sekitar pelintasan rel kereta api seperti halnya dinding pagar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Humas Daop 1 PT KAI Bambang S Prayitno saat menyikapi peristiwa tewasnya Rifai Aufar Maherzein.

Pasalnya bocah berumur 3 tahun ini tewas setelah ditubruk Kereta Api di perlitansan kereta tepatnya di  Jalan Swadaya Raya, RT016/02 Wijaya Kusuma, Gropetamburan,  Jakarta Barat, Selasa, 5 Januari 2016  pukul 11:00 WIB.

“Kebanyakan dari warga sendiri yang berbuat ulah, karena melubangi pagar,” kata Bambang, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (6/1/2016).

Menurut Bambang, saat ini pihaknya sedang melakukan berbagai upaya untuk  mengimbau kepada masyarakat agar tidak bermain disekitar lokasi yang berbahaya.

“Tempat kejadian yang kemaren termasuk tidak steril jadi kita terus berikan peringatan,” tuturnya, namun Bambang tidak mau menjelaskan peringatan seperti apa yang sudah diberikan.

loading...