ambon tanah leluhurkuPB, JAKARTA – Jembatan Merah Putih (JMP)  yang kini tengah memasuki tahap akhir pembangunan,  diharapkan akan segera diresmikan pada awal tahun ini.  

Menurut Wakil Ketua Komisi V DPR- RI, Michael Wattimena, Peresmian Jembatan Merah Putih (JMP) yang kini menjadi  kebanggaan masyarakat Provinsi Maluku, akan dilakukan dalam waktu dekat

“JMP akan diresmikan pada Februari pertengahan, ” kata Michael Wattimena,  ditemui  disela-sela berakhirnya perayaan Natal Oikoumene yang berlangsung di Salemba, Jakpus, Jumat( 15/1/2016).

Seperti diketahui, peresmian JMP beberapa saat lalu kembali mengalami penundaan. Penundaan peresmian jembatan yang proyeknya telah dimulai sejak lima tahun lalu (2011) akibat terjadinya gempa bumi  yang mengguncang  kota Ambon, pada Rabu (29/12/2015).

Terkait hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum  dan Perumahan Rakyat (PU-PR) menjamin pekerjaan Jembatan Merah Putih  rampung Januari ini dan beroperasi di Februari 2016.

Sebelumnya Menteri PU-PR Basuki Hadimujono menegaskan hal tersebut saat meninjau proyek Jembatan Merah Putih di pulau Ambon, akhir tahun lalu.

Pemerintah pusat mengharapkan pihak kontraktor tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam menangani proyek ini. Selain itu, bangunan jembatan selalu dilakukan pengecekan ulang oleh Komisi Komisi Keamanan Jembatan guna memastikan tingkat keamanannya.

Jembatan Merah Putih yang membentang di Teluk Dalam Pulau Ambon, menghubungkan Desa Poka, Kecamatan Sirimau pada sisi utara dan Desa Galala, Kecamatan Teluk Ambon pada sisi selatan.

Secara teknis, Jembatan Merah Putih membentang sepanjang 1.140 meter. Terbagi dalam tiga bagian.

Bagian pertama, Jembatan Pendekat di sisi Desa Poka sepanjang 520 meter, Jembatan Pendekat di sisi Desa Galala sepanjang 320 meter, dan jembatan utama sepanjang 300 meter.

Jembatan Merah Putih merupakan tipe jembatan khusus, sistem beruji kabel atau cable stayed, dengan jarak antar pilon sepanjang 150 meter.

Pembangunannya dimulai sejak 17 Juli 2011 dan membutuhkan total biaya sebesar Rp 772,9 miliar.

Anggaran tersebut termasuk biaya untuk pembangunan bangunan pelengkap yaitu underpass Jalan Sudirman sebagai tempat berputar kendaraan dari dan menuju ke Jembatan Merah Putih. 
(Beby Hendry)

loading...