PB, JAKARTA -Dalam catatan Dinas Pekerjaan Umum  Provinsi Maluku, PT Windhu Tunggal Utama (WTU) dengan Pimpinannya Abdul Khoir belum pernah mengajukan tawaran tender proyek fisik jalan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Maluku.

Walau demikian, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Maluku, Ir.Ismail Usemahu mengatakan bahwa  PT. WTU pernah beberapa kali menggarap proyek jalan di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IX (Maluku dan Maluku Utara).

“Yang kami tahu PT Windhu semua kerjanya berada di BPJN IX Maluku–Maluku Utara. Untuk di Dinas PU Maluku tidak ada,” ujar  Ismail saat di mintai penjelasan lewat sambungan telepon selular, Senin, (18/1 2016).

Seperti diketahui, Rabu ( 13/1/ 2016) lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang anggota Komisi V DPR-RI  dari Fraksi PDIP, Damayanti Wisnu Putranti dan Dirut PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir, serta dua orang asisten Damayanti, yakni Julia Prasetyarini dan Dessy A Edwin.

Dalam OTT tersebut, KPK menyita uang sebesar 33.000 dolar Singapura  yang diberikan Abdul Khoir masing-masing kepada Dessy, Juli, dan Damayanti. Uang tersebut disinyalir hanya sebagian dari total fee yang dijanjikan yakni sebesar 404 ribu dolar Singapura.

Damayanti  bersama Abdul Khoir, Julia dan Dessy  ditangkap terkait kasus dugaan suap di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada APBN 2016. (Beb)

loading...