PB, PURWOREJO – Jelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 211 Kepala SMA/SMK, SMP baik negeri maupun swasta serta Ketua PKBM Paket B dan C se Kabupaten Purworejo agar berlaku jujur, disiplin dan bertanggung jawab, hal itu dituangkan dalam Pakta Integritas.

Penandatanganan Pakta Integritas dilakukan secara simbolis oleh Kepala SMP Negeri 1 Drs. Sartono.MM, Kepala SMA Negeri 1 Padmo Sukoco,MPd, dan Kepala SMK Negeri 1 Budiono, SPd, MPd di Aula Wisma Budaya SMA Negeri 7 Purworejo, Selasa 19/1/2016). Penandatanganan disaksikan langsung oleh Kepala Dindikbudpora Kabupaten Purworejo Drs, Muh, Wuryanto, MM.
Pj Bupati Purworejo Agus Utomo S,Sos dalam sambutannya mengatakan, kesuksesan Ujian Nasional (UN) tidak bisa hanya dilihat dari hasil nilai peserta didik. Namun juga harus dilihat dari kualitas kelulusannya. “Karena itu kejujuran kepala sekolah dan jajaran penyelenggara UN sangat penting sekali untuk mewujudkan hal itu,” ucap Agus Utomo.
Ada tiga hal yang harus diperhatikan untuk proses menuju pendidikan yang berkualitas. Yakni, tata pikir, tata ucap dan tata tindak.

Menurut Agus, Kabupaten Purworejo dalam sejarahnya sudah banyak melahirkan kader-kader bangsa. Tentu sangat bangga menjadi bagian dari masyarakat Purworejo. “Mungkin memang trahnya bagus, tapi yang paling mengagumkan dan membanggakan masyarakat Purworejo memiliki standar moralitas yang baik. Itu artinya sistem kontrol terhadap perkembangan yang terjadi di masyarakat masih berjalan baik,” tandas Agus.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan sosialisasi UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMK dan pendidikan kesetaraan tahun ajaran 2015/2016. Sosialisasi dibuka oleh Pj Bupati Purworejo Agus Utomo, S,Sos.
Dalam laporannya Kepala Dindikbudpora Drs, Muh, Wuryanto, MM menjelaskan, tujuan sosialisasi untuk memberikan pedoman dalam pelaksanaan UN di sekolah/madrasah dan pendidikan kesetaraan. Disampng itu juga untuk presepsi petunjuk pelaksanaan UN.

Dia mengatakan, dalam penyelenggaraan UN lima tahun terakhir ini (2010-2015) ada enam sekolah di Purworejo yang mendapat Indek Integritas Ujian Nasional (IIUN). Yaitu, SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, SMP Negeri 5, SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Purworejo. “Enam sekolah tersebut mendapat undangan kehormatan dari Menteri Pendidikan. Pada 20-22 Desmber 2015 bersama 503 sekolah lainnya menerima apresiasi dari Presiden RI,” kata Muh. Wuryanto. (WARDOYO)

loading...