PB, Jakarta – Postingan yang melecehkan anggota TNI dari salah satu anggota Polisi Polres Tana Toraja, akhirnya berbuntut hukuman yang diterima si pelaku Bripda Adrianto.

Bahkan Adrianto anggota Sabhara menerima hukuman dari pimpinannya berupa tahanan akibat postingan di akun FB miliknya.

Dan kali ini sebuah akun milik Roni Amsal Panjaitan Darmansyah yang dalam fotonya menggunakan seragam militer TNI, memposting yang melecehkan anggota Polri.

Roni mengkritik kepolisian terkait dengan kejadian yang menimpa anggota Polisi yang kehilangan pistol miliknya.

FB_IMG_1453487752903Adalah Arief Rahman Hakim, anggota Polisi Polda Papua, yang minta keadilan dengan memposting ulang ucapan dari Roni.

” Kalo rekan kita dari polri yg mengoceh di medsos minta di adili. Bagaimana dengan anggota satu ini? Tolong di jelaskan pak.” Tulis Arief.

Adapun postingan Roni yang membuat Arief meminta keadilan agar mendapat perlakuan yang sama, atas rekannya dari Polres Tana Toraja.

“sudah tahu harus siaga 1 full di seluruh daerah papua_apalagi puncak jaya_ masih aja bisa kehilangan pucuk (senapan) polisi setan goblok memang….goblok memang bah” tulis Roni.

Namun postingan milik Roni tidak diketahui sejak kapan diterbitkan, sementara Arief memposting ulang gambar Roni pada tanggal 21 Januari 2016.

Untuk tahun 2014 dari rilis Polda Papua pihak kepolisian kehilangan 20 pucuk senapan dan kebanyakan dirampas oleh gerombolan sipil bersenjata atau kelompok kriminal.

(Jall)

loading...