PB Jakarta, Langkah kubu Aburizal Bakrie yang diketahui telah  mendukung pemerintahan Jokowi-J K tak bisa dilepaskan dari intervensi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H Laoly terhadap dualisme Partai Golkar.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon di Jakarta.

“Kita sama-sama tahu bahwa proses panjang setahun lebih di Partai Golkar ini mendapat intervensi kuat pemerintah dengan menggunakan instrumen hukum,” kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat.

Pemerintah kata Fadli, selama ini seolah memiliki pemikiran untuk menarik sebanyak-banyaknya dukungan partai politik demi mulusnya jalan pemerintahan. Padahal, tak ada jaminan pemerintah akan bekerja dengan baik karena banyaknya dukungan dari parlemen.

“Pemerintah tidak percaya diri,” katanya

Menurut pria berkaca mata ini,  parpol oposisi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih selama ini tidak pernah mengganggu jalannya pemerintahan. Parpol oposisi justru mendukung pemerintah apabila kebijakan yang diambil berpihak kepada rakyat.

“Cara berpikir pemerintah seolah semakin banyak dukungan partai akan semakin lancar, itu cara berpikir keliru. Karena persoalan bukan di parpol di dalam atau di luar, melainkan persoalan di pemerintahan sendiri, tidak mampu mengonsolidasi kekuasaan. Ini masalah leadership,” ucap Fadli.

Diketahui,  deklarasi dukungan Golkar kubu Aburizal terhadap pemerintah disampaikan dalam penutupan Rapat Pimpinan Nasional Golkar di JCC Senayan, Jakarta, Senin (25/1/2016). (Beb)

loading...