PB, JAKARTA – Yusril Ihza Mahendra, kuasa hukum ‎Yulianus Paonganan alias Ongen melayangkan surat kepada Jokowi. Surat itu ditujukan kepada pribadi Jokowi, bukan sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Kami layangan surat kami ke Pak Presiden (Jokowi), kemarin juga sudah diinformasikan oleh Sekretariat Negara untuk menyusun jadwal saya selaku kuasa hukum dan Pak Badindo Pahmi untuk menghadap Pak Jokowi kapan beliau sempat membahas masalah ini, tapi suratnya kami sampaikan lebih dulu,” ujar Yusril di Jakarta, Sesaat lalu.

Menurutnya, isi surat yang dilayangkannya itu memohon kepada Presiden Jokowi selaku pribadi untuk mengakhiri persoalan hukum yang dihadapi Ongen. Sehingga ada kepastian hukum bagi kliennya itu.

“Sebab kalau mau diteruskan delik penghinaan, enggak bisa, kecuali Pak Jokowi mengadu, dan ia diperiksa. Nanti di pengadilan dihadirkan, kan repot, untuk apa, kita juga harus menghormati Pak Jokowi sebagai pribadi maupun presiden,” papar Yusril.

Diketahui, Paonganan alias Ongen ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh pihak Subdit Cyber Crime Dittipideksus Bareskrim Polri karena mem-posting foto Jokowi bersama artis Nikita Mirzani dan membubuhkan tagar dengan kata-kata tidak terpuji.

Surat penangkapan terhadap Ongen dikeluarkan pada 16 Desember 2015.

Adapun surat penahanan terhadap Ongen dikeluarkan pada 17 Desember 2015 lalu oleh Direktur Bareskrim Direktorat tindak pidana ekonomi dan khusus. (Beb)

loading...