PB, Kendari, Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan perkembangan kehidupan umat beragama di wilayah Sultra  agar tetap kondusif , Korem 143/Halu Oleo melaksanakan penggalangan kebeberapa  pimpinan LSM.

Kegiatan penggalangan yang terjadi Pada hari Kamis (21/1) pekan  lalu, yaitu telah dilaksanakan audiensi antara Pimpinan dan Staf Organisasi Hizbut Tahir Indonesi (HTI) wilayah Propinsi Sulawesi Tenggara dengan Kasi Intel Korem 143/HO Myr Inf Aries Dwiyanto di Kantor Staf Intel Korem 143/HO. Hal itu disampaikan oleh Kepala Penerangan Korem 143/HO Mayor Inf. Azwar Dinata, SH. dalam releasenya yang diterima oleh media ini Senin (1/2). “Dalam audiensi tersebut pihak HTI diwakili  Muhamad Yasin.S.Pd,M.Pd. Muslim,SE,ME.,  Zainuddin, S.Pi, M.Si.,  H. Amrin Amrullah dan Sunarto” kata Azwar.

Dikatakannya audiensi tersebut membahas masalah kehidupan berbangsa dan bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dikaitkan dengan dasar negara Pancasila dan Syariat Islam serta aksi terorisme yang terjadi saat ini baik di Indonesia maupun luar negeri. Azwar menambahkan,  pada dasarnya HTI Sultra memiliki komitmen untuk tetap menjaga keutuhan dan eksistensi NKRI yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945. “Mereka  mengharapkan dalam kehidupan sehari hari baik masyarakat maupun pemerintahan hendaknya mengikuti Syariat Islam sehingga memiliki akhlak yang baik dalam membangun dan mensejahterakan rakyat Indonesia” ujar Azwar lagi.

Ditambahkannya, HTI Sultra juga mengutuk setiap kegiatan terorisme baik yang terjadi di Indonesia maupun di luar negeri, kerena didalam ajaran Islam sangat dilarang melakukan pembunuhan terhadap orang yang tidak bersalah baik dari agama apapun juga. HTI Sultra bersedia membantu melaksanakan de-radikalisasi terhadap masyarakat yang sudah terpengaruh paham radikal maupun paham kelompok teroris. Selain itu kata mantan Pasiops Korem 143/HO ini, HTI Sultra tidak akan pernah bermusuhan dengan Pemerintahan, baik di pusat maupun daerah. “Yang mereka musuhi adalah Oknum Pejabat yang bersikap korup sehingga menghambat pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Mereka ingin bersama sama dengan Institusi TNI,Polri dan Pemerintah serta elemen masyarakat  lainnya membangun kesejahteraan masyarakat khususnya yang ada di wilayah Sultra” pungkasnya.  (Enel Sultra)

loading...