PB, PURWOREJO – Supriyono (39) warga Kelurahan Cangkrep Lor, Kecamatan/Kabupaten Purworejo terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib. Pasalnya, pria yang tidak mempunyai pekerjaan tetap itu nekad mengaku sebagai anggota Polisi dan melakukan pemerasan terhadap warga. Beruntung aksinya dapat dipergoki Kopda Kamiadi, anggota TNI Staf Intel Yonif 412 Raider sehingga korban pemerasan dapat diselamatkan.

Diceritakan Kopda Kamiadi, peristiwa terjadi belum lama ini di alun-alun Purworejo sekitar pukul 19.00 WIB tepatnya di depan kantor KONI. Saat itu Kopda Kamiadi mengendarai sepeda motor hendak berangkat apel di Bataliyon dan berhenti di lampu merah dekat kantor KONI. “Tiba-tiba ada orang yang memberitahu saya kalau ada aksi pemerasan dekat kantor KONI,” kata Kopda Kamiadi saat dikonfirmasi awak media Selasa (2/2/2016).

Mendapat laporan itu Kopda Kamiadi kemudian mendatangi depan kantor KONI dan melihat seorang pria sedang meminta uang kepada korbannya. Korban mengaku dimintai uang secara paksa namun belum diberi dan sempat memanggil kakaknya untuk mnta pertolongan. Setelah diinterogasi pelaku mengaku anggota polisi.

“Waktu itu pelaku sempat akan kabur namun berhasil saya tangkap kemudian saya serahkan kepada anggota Satlantas Polres Purworejo yang saat itu tengah bertugas,” jelasnya.

Kapolres Purworejo AKBP Arsida Septiana SH melalui Kasubag Humas AKP Lasiyem saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Disebutkan, dalam aksinya pelaku mengaku sebagai polisi berpakaian preman dan meminta sejumlah uang kepada korbannya.

Dia menghimbau agar masyarakat lebih waspada dan hati-hati terhadap oknum yang mengaku-ngaku sebagai anggota Polri untuk tujuan tidak baik. “Jika mendapati kejadian serupa agar masyarakat jangan sungkan atau takut untuk melapor pada kantor atau petugas kepolisian terdekat,” ucapnya. Guna proses pengusutan lebih lanjut Supriyono kini diamankan di Mapolres Purworejo. (WARDOYO)

loading...