PB Wakatobi : Dituding berjudi, salah seorang pendukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Wakatobi, 9 Desember 2015 lalu, berinisial TN memenuhi panggilan klarifikasi di Polsek Wangiwangi Selatan (Wangsel), Senin (8/2).‬

Panggilan tersebut tertuang dalam surat nomor: B/05/11/2016/Reskrim Sek tertanggal 6 Februari 2016.‬

Kuasa hukum TN, Jayadin La Ode, SH, MH mengatakan undangan yang ditujukan kepada kliennya hanyalah klarifikasi biasa, dan hal ini telah diklarifikasi.‬

“Saat pemeriksaan kami telah sampaikan ke pihak penyidik bila mana ada pihak yang mengaku-ngaku berjudi, tangkap saja orang itu, yang jelas klien saya tidak pernah berjudi dengan siapapun.” Ucap Jayadin‬

Dirinya mengakui bahwa pernah ada seseorang yang berinisial AR yang mengajak kliennya untuk taruhan pada Pilkada beberapa bulan lalu, namun kliennya membatalkannya karena ia meginsafi bahwa perbuatan tersebut akan menjerumuskannya perbuatan pidana.‬

“Apalagi saat itu ada ada anjuran dari Kapolres wakatobi untuk memberantas tindak pidana judi menjelang Pilkada, sehingga klien saya langsung membatalkannya.” kata Jayadin saat menceritakan kronologisnya‬

Jadi kata Jayadin langkah yang diambil oleh kliennya merupakan langkah terbaik yang harus di ajukan jempol, karena lebih awal telah menginsafi perbuatannya, apa lagi atas dasar kehendak sendiri.‬

“Sebagai bentuk tikat baik dari klien sayapun telah menyampaikan kepada orang yang berinisial AR bila mana merasah dirugikan atas langkah terbaik yang dilakukanya silahkan melakukan upaya secara perdata.” ungkap Jayadin‬

Namun, tegas Jayadin bila mana orang yang dimaksud tetap memaksa untuk meminta keuntungan dari kliennya, maka perbuatannya sendiri akan menyeretnya keperbuatan pidana sebagaimana ketentuan pasal 368 KUHP.(Amran)‬

loading...