PB-Purworejo : Wisata esek-esek Gunungtugel memang sudah dikenal diseantero wilayah kabupaten Purworejo, terutama bagi mereka (kaum lelaki hidungbelang) yang doyan akan permen tape produk Gunungtugel ini, walaupun tempatnya, sangat serem bagi ukuran manusia normal karena berlokasi ditanah pemakaman etnis tionghoa, yang letaknya sangat  terpencil dan jauh dari pemukiman warga, maka tempat seperti ini menjadi sangat strategis untuk sarang prostitusi, tanpa penerangan listrik pula, inilah yang menjadi dayatarik para lelaki hidung belang untuk melampiaskan nafsu sahwatnya, dikeremangan lampu lilin, dipinggir pemakaman yang notabene, sangat mendukung untuk wisata esek-esek.

Namun dengan bergulirnya waktu bangunan setengah permanen yang dimiliki oleh 5 orang warga  Kutoarjo ini disewakan kepada para penjaja cinta yang mengatasnamakan sebagai permen  tape ini dengan nominal Rp 10juta pertahun/satu rumah,  7bangunan rumah dengan 40 kamar.

IMG_20160210_222024Dengan maraknya bisnis prostitusi ditempat ini,pemerintah daerah kabupaten Purworejo mengambil tindakan tegas, agar lokasi ini dibongkar, dan sudah 3 kali dilayangkan teguran kepada pemilik,bangunan liar ini, namun sampai batas waktu tanggal 25 Desember 2015 belum ada realisasi pembongkaran, maka Pemda Purworejo memutuskan untuk membongkar paksa, dengan mengerahkan Satpol PP ,yang didukung oleh TNI-Polri untuk pengamanan eksekusi bangunan liar, pada hari Rabu 10 Februari 2016, dan sekitar 25 penghuni bangunan liar yang terdata, dibawa ke dinas sosial untuk diberikan, penyuluhan serta ketrampilan, untuk menunjang setelah mereka terjun kemasyarakat dengan pekerjaan yang halal, seperti diungkapkan Pj bupati Purworejo Agus Utomo disela-sela eksekusi. (Rasikun)

loading...