PB, Jakarta – Tontonan kasus demi kasus yang menjerat para artis baik itu asusila maupun perilaku menyimpang, danbterus menerus di blow up menjadikan berita-berita lama yg sedang hangat menghilang begitu saja.

Maraknya kasus Ahok dan Sumber Waras yang melibatkan hasil penemuan dari laporan BPK beberapa waktu lalu seakan mulai tenggelam dengan kasus demi kasus yang bermunculan.

“Persoalan LGBT, Saipul Jamil, Hesty Krepek-krepek, langsung menyita perhatian para penonton dan pembaca berita,” ujar Heikal Safar, Sekjen Partai Priboemi.

Menurut Heikal kesadaran para pengguna sosial yang hampir setiap hari membuat hestek menuju trending topik terkait dengan permintaan agar KPK segera menangkap Ahok patut diacungi jempol.

” Mereka juga adalah bagian dari negara ini, dan mereka patut di acungi jempol, karena mereka tetap konsisten agar KPK memeriksa dan menangkap Ahok terkait dengan kerugian negara Rp. 191 Milyar dari Sumber Waras,” ujarnya.

Bahkan Heikal merasa kasus Kalijodo sengaja dijadikan “lawan” kasus Sumber Waras untuk pencitraan Ahok kepada publik dan masyarakat Jakarta demi kepentingan Pilkada Gubernur tahun 2017 nanti.

Menurut Heikal, persoalan Ahok terkait dengan penanda tanganan anggaran UPS yang terbukti di pengadilan, sudah menjadi dasar untuk memeriksa Ahok secara intensif.

“Sampai sekarang tidak terdengar lagi kabarnya,” ujar Heikal penasaran dengan kelanjutan soal tanda tangan Ahok yang sempat dia pungkiri.

Heikal meminta kepada seluruh pemerhati kasus korupsi baik itu ormas maupunn mahasiswa agar tidak lelah untuk melakukan tekanan kepada KPK agar segera memanggil Ahok terkait dengan Sumber Waras, baik di dunia maya ataupu  nyata.

(Jall)

loading...