PB-Magelang : Dengan kesigapan kinerja Satuan Reskrim Kepolisian Resor Magelang kembali menangkap komplotan pelaku dan penadah curanmor, yang selama ini meresahkan warga masyarakat  Magelang dan sekitarnya, Satuan yang di pimpin Ajun Komisaris Polisi Rendi Wicaksono, SIK ,  kali ini telah menangkap  3 pelaku dan 2 sebagai  penadah.

Kapolres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho SH,SIK,Msi, didampingi Kasat Reskrim dan Kasubag Humas Polres Magelang AKP Haris Gunardi ketika menggelar ekspos kasus tersebut, Selasa (16/02) menerangkan, tiga pelaku sebagai tersangka pencuri, sedangkan dua pelaku lain jadi tersangka penadahan barang hasil kejahatan tersebut.

Para pelaku yang di amankan masing masing BR (29th), AR (18th), AS (29th), sedangkan  DA alias ujang (37th), dan RB (35th ) sebagai penadah hasil curanmor, ungkap Kapolres Magelang.

Kasubbag Humas Res Magelang AKP Haris Gunardi, menambahkan modus pelaku adalah mengambil sepeda motor yang sedang di parkir disawah maupun tempat umum lainya, dengan cara merusak kontak menggunakan kunci T.yang sudah dipersiapkan pelaku.

Hasil penyelidikan polisi mengamankan 2 sepeda motor yang diduga hasil pencurian semuanya masih utuh, sedangkan hasil dari pengembangan Petugas bisa mengamankan sebanyak 23 unit diambil dari para penadah,lanjut Kasubag Humas AKP Haris Gunardi menandaskan.

Dikatakan Kapolres pengungkapan curanmor yang diduga satu jaringan ini bermula dari Infromasi tentang adanya warga masyarakat yang akan memperpanjang Pajak di Samsat Kabupaten Magelang menemukan data Nomor Rangka dan Mesin sepeda motor Beat Warna Merah yang di duga hasil kejahatan dari komplotan kejahatan curanmor.

Setelah mendapatkan laporan Tim Resmob mengecek data di Samsat di ketahui pemilik Sepeda Motor Honda Beat tersebut an Mustarikah,alamat Dsn / Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Magelang. yang hilang saat di parkir di Sawah pinggir jalan, dan telah di  laporkan di Polsek Grabag,tanggal 30 April 2015 lalu.

Dari hasil penyelidikan kemudian di ketahui bahwa Sepeda motor tersebut di kuasi RB alamat, Desa Pasangsari ,Windusari Magelang, dari pengakuan RB barang tersebut di beli dari saudara BRL seharga Rp. 2,5 juta.

Maka dalam penyelidikan, tanggal  7 Januari 2016, Tim Resmob dapat menangkap tersangka BR dan AR saat berada di Hotel Perdana Kota Magelang, dengan barang bukti Satu Unit Honda Beat Warna Merah, sesuai dengan keterangan korban.

Dari pengakuan BR dia melakukan kejahatan tidak sendirian dengan berganti ganti pasangan antara lain AR dan AS,hasilnya untuk foy-foya, dia pernah melakukan kejahatan yang sama tahun 2009 tertangkap, dan selanjutnya  berhenti alih profesi Supir angkot.

Dari pengembangan penyelidikan  dan   pengakuan dari  BR, Tim Resmob Polres Magelang, melanjutkan  Penyelidikan berhasil menangkap AS alamat Windusari, dengan Barang Bukti  1(Satu ) Unit SPM Vega ZR warna putih hasil kejahatan di Daerah Dukun, Magelang.

Saat di mintai keterangan ketiga Pelaku mengakui melakukan pencurian lain sebanyak 103 tempat antara lain Temanggung, Magelang Kota, Kulonprogo, Kabupaten Semarang, Magelang Kabupaten, dan telah di jual kepada penadah RB alamat Windusari  sebanyak  13 unit dan lainya kepada DA alias Ujang alamat Pangandaran Jawa Barat sebanyak 52 unit dengan berbagai merk.

Setelah mengamankan tiga pelaku petugas langsung mengadakan pengejaran terhadap penadah dan menangkap RB ,dengan mengamankan 13 unit sepeda motor.

Dilanjutkan tanggal 20 Januari 2016, petugas  bisa menangkap tersangka Penadah lainya yang beinisial DA alias Ujang di Perigi, Pangandaran Jawa Barat, beserta mengamankan 10 unit dari 52 Sepeda motor.

Atas perbuatanya, tersangka pencurian dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Sedangkan tersangka penadahan dijerat melanggar pasal 480 KUH Pidana.pungkasnya. (Rasikun )

loading...