IMG_20160221_122600

Komandan Korem 143/HO Kolonel Ridho Hermawan, MSc. Saat Mempresentasikan “Cerdas dan berkarakter dalam Menyikapi Kehidupan Bernegara” dalam acara “Sultraku Menginspirasi” di Kampus STIK Avicena

PB-Kendari : Paparan Komandan Korem 143/HO, Kolonel Rido Hermawan, M.Sc. pada acara “Sultraku Menginspirasi” di Aula STIK Avicena (20/2) memukau ratusan Civitas Akademik salah satu Sekolah Tinggi Kesehatan di Kendari itu. Danrem 143/HO yang hadir di Kampus STIK Avicena  memprensentasikan makalah yang berjudul “”Cerdas dan berkarakter dalam Menyikapi Kehidupan Bernegara”.  Rido yang tampil maksimal selama tiga jam terlihat sangat menguasai materi yang dibawakannya hingga membuat tiga ratusan  Civitas Akademi STIK Avicena   yang hadir,  kerap  memberikan aplausse.

DSC_7389-1Pada kesempatan tersebut Ridho sebagai pemateri tunggal antara lain mengatakan bahwa bangsa kita adalah bangsa yang besar yang sejak dulu telah membuktikan sebagai salah satu bangsa yang dapat menguasai hampir seluruh kawasan Asia Tenggara di zaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit. “Jadi kalau ada yang mengatakan bahwa Bangsa Indonesia ditemukan oleh pelaut-pelaut Eropa seperti Vasco da Gama atau yang lainnya adalah sesuatu kebohongan dan pembodohan karena sebenarnya mereka adalah bangsa penjajah yang ingin menguras kekayaan bangsa kita” Tegas Rido.

20160220_100214(1)-1Rido berharap kepada semua yang hadir pada saat itu untuk menyampaikan kebenaran dan realitas dari perjalanan serta sejarah bangsa Indonesia. “Kita ini bangsa yang bermartabat, kita tidak seperti suku Indian ataupun Aborigin yang saat ini menjadi budak di negaranya sendiri” kata Rido lagi. Dia juga mengatakan bangsa kita harus berdaulat dan kedaulatan itu benar-benar dapat kita buktikan dengan kebebasan kita untuk mengatur kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara oleh bangsa kita sendiri.

“Tidak ada satu kekuatan asing mana pun yang dapat mengintervensi, mencampuri kehidupan berbangsa dan bernegara kita” katanya. Danrem 143/HO juga mengatakan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki sumberdaya yang melimpah menjadi magnet bagi negara-negara maju untuk menancapkan hegemoni kekuasaanya baik kekuasaan militer maupun ekonomi. “Olehnya itu generasi kita harus cerdas untuk mampu mengelola sendiri kekayaan alamnya. Freeport yang menghasilkan ribuan ton emas telah mampu mensejahterakan negara lain tetapi belum mensejahterakan kita bangsa Indonesia” kata Rido.

20160220_094759(1)Rido juga mengingatkan sesama komponen dan anak bangsa semestinya bergandeng tangan mengisi kemerdekaan ini dengan saling memberikan suport saling mengingatkan dan saling memberikan solusi bukan saling mencurigai, saling menghujat dan saling menjatuhkan. “Banyak pemimpin-pemimpin kita yang sudah membuktikan dirinya sebagai Tokoh dunia namun mereka akhirnya dijatuhkan  di negaranya sendiri. “Soekarno,  Soeharto, BJ Habibie, Gusdur, Megawati dan SBY  adalah  nama yang telah tercatat dalam tinta emas dalam sejarah dunia namun masih kurang mendapatkan tempat di hati bangsanya sendiri” ujarnya lagi.

DSC_7373-1Sementara itu Vira salah satu mahasiswi STiK avicena kepada media ini mengatakan sangat terinspirasi dengan paparan Danrem 143/HO. “Sangat menginspirasi dan memberikan kami pengetahuan akan potensi besar yang dimiliki bangsa ini” ujarnya. Senada dengan itu Haris salah seorang Mahasiswa STIK Avicena semester akhir juga mengatakan dirinya sangat termotivasi. “Bagus sekali, benar sekali bahwa bangsa ini harus berdaulat dan harus mandiri mengelola Sumber daya Alamnya” ujar Haris.

Untuk diketahui Danrem 143/HO, Kolonel Czi. Rido Hermawan, M.Sc. hadir membawakan materi Wawasan Kebangsaan dalam rangka HUT Harian Rakyat Sultra yang ke 17.

Nampak hadir  dalam acara tersebut Ketua STIK Avicena Kendari, dr.  Marzuki Hanafi Bantayan, MD,MSi.,  Direktur Rakyat Sultra H. Abdul Halik, S.Sos. Kapenrem 143/HO Mayor Inf. Azwar Dinata, SH. (Enel- Sultra)

loading...