PB-Jakarta : Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan, pihaknya akan segera menentukan lokasi kawasan ekonomi hijau (green economic zone) sebagai pusat produksi produk derivatif minyak kelapa sawit.

“Sebelum triwulan (kedua) mendatang akan ditentukan mulai dibangun di mana,” kata Rizal saat mengunjungi Kantor LKBN Antara di Jakarta, Jumat.

Meski belum menentukan lokasi, mantan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu mengatakan ada tiga pilihan lokasi yang potensial yakni Sei Mangkei (Sumatera Utara), Dumai (Riau) dan Bontang (Kalimantan Timur).

“Nanti akan didiskusikan lagi antardepartemen pemerintah,” ujarnya.

Pembangunan kawasan ekonomi hijau merupakan salah satu program Rizal seiring terbentuknya Dewan Negara-Negara Penghasil Minyak Sawit (Council of Palm Oil Producing Countries/CPOPC) yang diinisiasi bersama Malaysia.

Rencananya, kawasan ekonomi hijau itu akan dikhususkan sebagai wilayah industri hilir sawit yang ramah lingkungan.

“Ini kalau terealisasi, akan menjadi ‘green economic zone’ pertama di dunia yang khusus menghasilkan produk derivatif CPO (crude palm oil/minyak kelapa sawit),” katanya. (Rm/Iqp/end)

loading...