PB-Kendari – Penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karir TNI AD tahun 2016 dipastikan bebas dari KKN. Demikian disampaikan oleh Kepala Penerangan Korem 143/HO Mayor Inf. Azwar Dinata, SH. kepada pembawaberita.com (22/2) di ruang kerjanya.

“Bebas KKN, baik langsung maupun tidak langsung apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma (Pendidikan Pertama red)” tegas Azwar.

Dia juga menyebutkan Cata PK TNI AD tahun 2016 harus memenuhi kriteria umum sebagai calon prajurit TNI AD yakni :Warga Negara Indonesia, :-):-Pberiman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945 juga syarat mutlak menjadi prajurit TNI AD” katanya lagi.

kapen

Kepala Penerangan Korem 143/HO Mayor Inf. Azwar Dinata, SH

Selain itu kata Azwar,  pada saat pembukaan Pendidikan Pertama berumur paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 22 tahun, tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri,  sehat jasmani dan rohani, tidak berkacamata, serta tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Masih kata Azwar, ada persyaratan lain yang harus dipenuhi antara lain yang bersngkutan harus laki-laki, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri, serendah-rendahnya berijazah atau lulusan SMP/sederajat atau yang setara baik negeri atau swasta yang terakreditasi.

” Catam harus memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 Cm, serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku” ujarnya lagi. Calon Tamtama juga harus belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam mengikuti pendidikan pertama sampai dengan dua tahun setelah selesai pendidikan pertama,  bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama sepuluh tahun dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kata Azwar di luar persyaratan umum juga ada persyaratan tambahan yang harus dipenuhi. Oleh Calon Tamtama PK TNI AD yakni : 1. Harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan orang tua/wali selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan

dimanapun. 2.  Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud;

3. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat;

4. Bagi yang sudah bekerja harus  Melampirkan surat persetujuan/ijin dari kepala dinas/ jawatan/instansi yang bersangkutan dan bersedia diberhentikan dari status pegawai, bila diterima menjadi Tamtama PK TNI AD.

5. Melampirkan surat keterangan dari Babinsa setempat dengan diketahui Lurah/Kades asal tempat tinggal. Bentuk Surat Keterangan dari Babinsa.  6. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN .

(Enel – Sultra)

loading...