PB–Jakarta : Upaya konfortir yang dilakukan penyidik polsek Pulogadung beberapa hari lalu terhadap tuduhan Afandi kepada Ws Laoli terkait laporan pengrusakan dan penggelapan dana parkir yang ditujukan Afandi ke Ws Laoli ternyata hanya rekayasa.

Afandi yang ditemani Jp Buwono, Sunardi Sinaga dan beberapa orang tim penyidik dari polesk pulogadung lakukan konfortir terhadap Ws laoli di kantor SPI, Jl. Perintis Kemerdekaan, No 1 Jakarta Timur setelah ditetapkannya Afandi Nofrisal oleh Polres Jakarta Timur sebagai tersangka utama terkait kasus pengeroyokan Ws Laoli 7 September 2015 lalu.

Mantan Kasatpel Perpakiran Dishub DKI Jakarta ini merasa dibohongi Jp Buwono selaku manager penertiban perpakiran DKI. Pasalnya, pengeroyokan yang dilakukannya terhadap Ws Laoli dilakukan bersama Jp Buwono, “kok hanya saya yang ditetapkan tersangka.”umpat Afandi.

b000002121Meskipun dirinya sudah dinyatakan sebagai tersangka, namun upaya perdamaian terhadap Ws Laoli terus dilakukan Afandi. Affandi mengakui bahwa dirinya dijebak Buwono terkait pengeroyokan Waosokhi Laoli, ”saya tidak menyangka kalau buwono seperti itu…dia udah menjebak dan menjadikan saya umpan…sakit hati saya sama buwono.” Jelas Affandi.

Menyikapi gelembung kasusnya, Ws Laoli hanya tersenyum dan tidak banyak bicara, menurutnya apa yang telah ditanam, maka biarlah mereka yang memetiknya sendiri. “semua saya serahkan proses perkara ini ke kepolisian, karena saya yakin Bapak Kapolda Metro Jaya tidak tutup mata untuk menegak-kan keadilan hukum, biar semua berkas yang dipegang penyidik Miskan polres jakarta timur dipelantar pelintir tetapi saya yakin bahwa Bapak Kapolda akan tegas membawa kasus ini ke proses hukum yang benar. “ucap laoli.

Terkait laporan laoli atas pengeroyokan dirinya sesuai LP 899/K/IX/2015/Res.JT, tertanggal 7 September 2015 pada pukul 20.15 wib yang menyeret nama Affandi Nofrisal dan JP Buwono dikatakannya penegak-kan hukum polres Jakarta Timur lambat meskipun Afandi sudah ditetapkan sebagai tersangka. “di dunia ini tidak ada yang kebal hukum, Afandi yang sudah ditetapkan tersangka harusnya sudah ditahan. Saya berharap Bapak Kapolda segera menahannya jika pihak polres Jakarta timur tidak bisa ambil sikap tegas, atau biar saya yang membawa Afandi ke polda untuk saya serahkan sendiri. “Ucap laoli dengan nada tinggi.. (Rm/sb/pmrd/sum)

loading...