PB, Kendari : Keterampilan bercocok tanam Prajurit Yonif 725/Woroagi tidak lagi diragukan. Berbekal pengalaman dan pengetahuan mereka saat berada di Boro-Boro Sultra (Markas Yonif 725/Woroagi red), kini ilmu tersebut diaplikasikan di daerah perbatasan.

Di sekeliling Pos penjagaan  dipenuhi dengan aneka macam tanaman sayuran sehingga membuat pemandangan yang indah dilereng pegunungan. Demikian disampaikan oleh Komandan Batalyon 725/Woroagi Mayor Inf. Nurman Syahreda, SE.   dalam releasenya yang diterima peme)bawaberita.com (25/2).

“Ada tanaman bawang merah, tomat, kacang panjang, sawi dan tanaman jagung yang semuanya tertanam rapi disamping kiri, kanan, depan dan belakang Pos” ujar Nurman yang juga menjabat sebagai Dansatgas Pamtas RI-RDTL.  Nurman juga menyampaikan bahwa bibit tanaman sayuran yang ditanam di pos-pos maupun yang diberikan kepada masyarakat merupakan bantuan dari Pangdam VII/Wirabuana dan sebagian adalah swadaya satuan.

“Kami prioritaskan  pos-pos yang sulit dijangkau kendaraan dan yang jauh dari pasar dan tempat belanja, sehingga dengan adanya bantuan bibit tanaman sayuran tersebut tidak perlu lagi membeli sayur” ujarnya lagi.

Hasil dari bertani para prajurit Yonif 725/Woroagi dibagikan kepada  masyarakat yang kebetulan melintas atau yang berkunjung ke pos pamtas.”Tidak dilarang untuk mengambil sayur yang ada di Pos tersebut karena untuk kebutuhan di Pos sendiri sudah lebih dari cukup” pungkasnya. (Enel-Sultra)

loading...