PB-PURWOREJO – Main judi memang tidak mengenal tempat waktu, dimana dan kapanpun bisa digelar selama bandar dan pemasang ada. Seperti yang terjadi di Pasar Suronegaran Purworejo. Pasar yang seharusnya sebagai tempat jual beli ternyata dijadikan arena perjudian dadu. Akibatnya arena adu keberuntungan itu digerebeg anggota Sat Reskrim Polres Purworejo. 10 pemain berhasil diamankan aparat.

Meski sempat berusaha melarikan diri saat polisi datang, namun karena lokasi sudah terkepun mereka akhirnya pasrah saja dikeler ke Polres Purworejo. 10 orang yang diamankan antara lain, Par (48), warga Tambak Rejo; Dwi (40) dab Der (33), warga Purworejo; End (55), warga Pangen Juru Tengah; Pan (43), Ulf (33), warga Baledono; Har (62), warga Karang Talun; AL (55), warga Kaliboto; Eko (48), warga Meranti dan Suy (34) warga Sidoleren.

Kasat Reskrim, AKP Kholid Mawardi, S.H, menuturkan, pelaku ditangkap oleh saat sedang bermain judi dadu kopyok, Sabtu (20/02/2016) di dalam salah satu kios komplek Pasar Suronegaran Purworejo. “Par sebagai bandar, Ulf sebagai kasir, Dwi sebagai pengepul, sementara 7 pelaku lainya sebagai pemasang,” ungkapnya, Minggu (28/02/2016).

Dikatakan, selain menangkap para pemain, aparat juga mengamankan uang senilai Rp. 980 ribu dan alat peraga perjudian. “Semua sudah kami sita sebagai barang bukti,” tambah Kasat Reskrim.

Saat ini ke-10 pelaku masih dalam penahanan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Ke-10 pelaku perjudian tersebut dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dan terancam hukuman penjara selama 10 tahun penjara. (WARDOYO)

loading...