PB, Jakarta – TNI AL siap menyukseskan Jambore Nasional X 2016 di Cibubur pada 14-21 Agustus mendatang. Salah satunya ialah dukungan dalam hal transportasi.

“Pada dasarnya kami akan dukung penuh kegiatan yang berhubungan dengan pembinaan generasi muda. Terkait Jambore Nasional akan kami dukung penuh dari segala aspek, salah satunya adalah segi transportasi laut. Kami akan siapkan kapal-kapal untuk mengangkut peserta yang berasal dari luar pulau Jawa,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Laut Ade Supandi, Rabu (2/3).

Ade Supandi menambahkan, jambore nasional merupakan hal penting. Sebab, revolusi mental bisa dimulai dari kegiatan seperti itu. Ade juga memiliki mimpi tentang jambore nasional.

“Saya pernah bermimpi kalau Jambore Nasional itu digelar di pingggir laut atau di satu pulau, jadi ribuan Pramuka bisa terwadahi. TNI AL akan ikut berperan dan bertanggung jawab untuk menyukseskan Jambore Nasional X 2016,” tambah Ade.

Sementara itu, Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault mengatakan, jambore nasional merupakan event besar di Indonesia. Apalagi, agenda itu digelar setiap lima tahun sekali.

“Ini melibatkan 25 ribu Pramuka penggalang dari seluruh Indonesia. Kami terus berproses untuk mempersiapkan rencana-rencana kegiatan sejak tahun kemarin agar Jambore Nasional X sukses,” ungkap Kak Adhyaksa.

Dia menambahkan, kesuksesan jambore nasional juga bergantung pada pihak lain. Salah satunya adalah TNI AL.

“Berkaitan dengan Jambore Nasional X ini, tentunya Kwarnas perlu persiapan yang matang dari segi pelaksanaan kegiatan meliputi transportasi, sarana-prasarana sampai segi Bumi Perkemahan Cibubur juga sedang dipersiapkan. Namun kami sadar tidak bisa berjalan sendiri, membutuhkan dukungan dari banyak pihak,” kata Kak Adhyaksa.

Di sisi lain, Waka Kwarnas Bidang Binamuda Kak Editha mengatakan, Jamnas X tahun 2016 diikuti peserta Pramuka Penggalang dan pramuka berkebutuhan khusus dari 34 Kwarda seluruh Indonesia.

“Kami membutuhkan perlengkapan perkemahan, kegiatan, transportasi untuk kegiatan dan transportasi kedatangan dan kepulangan peserta, karena peserta Jamnas ini datang ke Jakarta lewat jalur laut, udara dan darat. Sedangkan peserta dari Pulau Jawa menggunakan kereta dan bus,” ungkap Kak Editha.

(Kamal/ Dispenal)

loading...