PB, Jakarta – Semakin dekatnya pemilihan Gubernur DKI Jakarta, berbagai macam cara digunakan untuk menarik simpatik masyarakat agar mau memilih mereka.

Tidak terkecuali Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang saat ini mengupayakan agar mendapatkan simpatik di masyarakat, dengan berbagai kebijakan.

Namun kebijakan yang dikeluarkan Ahok dianggap sangat dibuat-buat hanya demi mencari dukungan dari warga Jakarta, khususnya warga kelas bawah yang banyak melakukan kegiatan seperti PKL.

Seperti yang dimuat di beberapa media, Ahok memerintahkan agar para Walikota dan Satpol PP agar tidak mengusir para PKL yang sedang berjualan, selama tidak mengganggu lalulintas dan menutupi saluran air.

Heikal Safar, Sekretaris Jenderal Partai Priboemi, mengingatkan masyarakat agar tidak tertipu dengan mulut manis Ahok, karena kebijakan yang baru saja dikeluarkan itu hanya sementara saja.

” Masih ingat ketika tahun 2015 lalu, Ahok perintahkan agar Satpol PP menembak para PKL yang berada di lingkungan Monas ?” Tanya Heikal.

Bahkan Ahok menganggarkan pembelian Alat Kejut Listrik dan  Gas Air mata untuk menghalau jika para pedagang bersikeras dan melawan.

“Jadi jangan langsung percaya, Ahok itu hanya berjanji saat ini, dan dipastikan jika nantinya terpilih, maka para pedagang kecil ini akan menyesalinya selama dia menjabat,” ujar Heikal mengingatkan.

(Jall)

loading...