PB, Kendari – Gambar Palu dan Arit identitas Partai Komunis Indonesia (PKI) kembali ditemukan di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara.

Penemuan gambar terlarang tersebut berawal dari ketidak sengajaan seorang Anggota Kodim 1417/Kendari yang bertugas di Koramil 1417-02/Wawotobi yang menonton Acara Molulo (Tarian Adat Suku Tolaki red) di Wawotobi Minggu Malam (13/3).

Di Acara Molulo tersebut  anggota Kodim 1417/Kendari yang bernama Koptu Jusmadin mendapati seorang  pemuda bernama Irmanto (20) memakai baju kaos bergambar palu dan arit.

“Anggota mendapati yang bersangkutan  menggunakan baju Kaos Palu dan Arit  di acara lulo tanpa sengaja ” kata Dandim 1417 Letkol Kav Agus Waluyo, SIP kepada pembawaberita.com via selulernya (14/3).

Oleh Koptu Jusmadin, pemuda tanggung pengangguran tersebut selanjutnya digiring ke Markas Koramil Wawotobi.

Kata Agus, dihadapan aparat Irmanto mengatakan  baju yang dikenakannya pada malam itu diperolehnya di Negeri Jiran saat dirinya menjadi TKI.

“Dia pernah kerja sebagai TKI di bagian Serawak dan baru kembali bulan Juli tahun lalu” ujar orang nomor satu di jajaran Kodim 1417/Kendari itu.

Dikatakan oleh Agus yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui arti Palu dan Arit pada baju kaos yang dipakainya.

“Dia hanya lulusan SMP dan tidak pernah berafiliasi dengan organisasi manapun” ujarnya.

Namun kata Mantan DANYONKAV-7/SERSUS Kodam Jaya itu pihaknya tidak serta merta mempercayai omongan Irmanto, sehingga pada saat itu pula dirinya memerintahkan jajarannya  untuk menggeledah rumah yang bersangkutan.

“Kami tidak menemukan satupun dokumen yang menguatkan keterlibatan yang bersangkutan pada organisasi terlarang” terang Agus.

Ditambahkannya meskipun pada penggeledahan tidak didapati dokumen keterlibatan Irmanto, yang bersangkutan tetap akan diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk proses penyidikan lebih lanjut.

” Dia bersama barang bukti baju kaos tersebut, kami serahkan ke Polisi, biar dari Kepolisian yang mengembangkan apa motifasi yang bersangkutan memakai baju tersebut” kata Agus.

20150406Dandim1Dandim 1417/Kendari juga mengatakan pihaknya telah memerintahkan kepada jajarannya untuk senantiasa mewaspadai setiap organisasi yang ada di wilayahnya.

“Sebagai bentuk tindakan preventif, kami selalu melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di masyarakat” pungkasnya.

(Enel-Sultra)

loading...