PB, Jakarta – Kekagetan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri ketika Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok muncul dalam acara peluncuran buku ” Megawati Dalam Catatan Wartawan, Menangis Dan Tertawa Bersama Rakyat ”

Kagetnya Megawati dikarenakan Ahok sendiri tidak masuk dalam catatan untuk menjadi undangan, ” ini bukan peluncuran buku Megawati menangis dan tertawa bersama Ahok ya, ” ujar Butet Kertardjasa, selaku pembawa acara.

Ketika Butet menyebut nama Ahok, langsung disambut dengan teriakan “huuu..’ oleh tamu undangan lainnya, karena selama ini Ahok sering menyerang PDIP.

Kedatangan Ahok ke acara tersebut, menjadi pembicaraan para netizen, dikarenakan Ahok dianggap memang sudah tidak punya malu, walaupun dalam acara sempat diteriaki oleh undangan lainnya, hingga Ahok terlihat malu.

Akun milik Sobari Hong Jr @Zumpio mengatakan jika maksud dengan kekagetan Megawati oleh para elit politik bisa diartikan dengan kemuakan oleh Megawati.

“Ahok itu memang tidak punya malu, selain sering ngeles kayak bajaj, kalau salah, juga seringnya berbohong, bahkan kepada hakim di pengadilan saja dia berani (bohong),” ujar Bastian P. Simanjuntak, Presiden Gerakan Pribumi Indonesia.

Bastian bahkan sangat marah, ketika Ahok dengan gampangnya Ahok ingin menjual lokasi Ancol kepada investor asing.

” Ahok jangan sesuka hati menjual Aset negara, aset negara bukan milik dia, bukan milik nenek moyangnya,” ujar Bastian marah.

Menurut Bastian Ahok harus belajar sejarah, 350 tahun Indonesia dijajah Belanda, para pendahulu telah berjuang untuk melepaskan diri dari penguasaan asing, bukannya malah menjual kembali.

Bahkan Abdullah Kelrey, Presidium Nusa Ina Institute, memprediksi, jika Ahok sudah mulai kebingungan dengan pengumpulan KTP yang belum juga memenuhi jumlah target mereka.

“Walaupun harus dengan perasaan malu, dia paksakan datang untuk bisa berjumpa Megawati agar bisa mendapatkan partai, karena KTP yang dikumpulkan tidak memenuhi target,” ujar Dullah.

Bahkan Darwis Sibua, Tokoh Muda Malut di Jakarta, memperkirakan, jika Ahok memang sengaja mencari momentum untuk bertemu Megawati dalam acara, ” Karena dia tahu kalau bertemu langsung di rumah, dipastikan tidak bisa, karena Megawati sudah tentu tidak akan mau ketemu,” ujar Darwis.

(Jall)

loading...