PB, Jakarta – Setelah mengakuisisi Bank Centratama Nasional Bank (CNB) dan Bank Metro Express (BME), Shinhan Bank, salah satu bank terbesar di Korea akhirnya mulai melakukan aktifitasnya di Indonesia.

Shinhan Bank adalah salah satu bank tertua di Korea, berdiri dengan nama Hanseong Bank pada tahun 1897, dan saat ini berganti nama menjadi Shinhan Bank pada tahun 2006 lalu.

Shinhan Bank saat ini menyuntikkan dana awal sebesar Rp. 5 trilyun dan berlanjut hingga Rp. 30 trilyun, dengan menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) 3.

Shinhan Bank mengakuisisi 40 % saham milik BME senilai Rp. 700 milyar, pada bulan April 2015, sementara nilai akuisisi CNB sendiri tidak diketahui, namun sebagai gambaran, nilai aset milik CNB mencapai Rp. 1 trilyun dengan nilai BUKU 1 Rp. 139, 91 milyar.

Ketertarikan, Shinhan Bank yang memiliki 74 cabang di 16 negara ini, masuk ke Indonesia dikarenakan sesuai dengan perkiraan jika saat ini perekonomian Indonesia menurut mereka sedang naik secara perlahan.

Dan Shinhan sendiri diharapkan dapat mengikuti semua araha regulator, termasuk pembiayaan UMKM, kredit ekspor dannpembiayaan kredit infrastruktur.

Sementara itu sejak tahun 2014 hingga 2016 beberapa perusahaan milik investor Korea juga sudah mulai melakukan ekspansi, dan diharapkan pertumbuhan ekonomi semakin baik.

“Namun jangan diharapkan kepada pengusaha Korea agar tetap mengutamakan tenaga kerja Indonesia, bukan seperti perusahaan milik Cina yang lebih banyak mendatangkan tenaga kerja mereka dari Tiongkok,” ujar Bastian P. Simanjuntak, Presiden Gerakan Pribumi Indonesia.

(Jall)

 

loading...