PB, Internasional – Hubungan bilateral antara Indonesia dan Israel sampai saat ini masih ditentang oleh mayoritas warga Indonesia.

Namun rupanya hal itu tidak menghalangi keinginan wartawan senior yang mau saja menerima undangan dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk berkunjung ke Israel.

Tidak kurang dari anggota komisi I DPR RI Mahfuz yang kaget dengan para wartawan senior yang tidak memiliki rasa empati, terkait dengan pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan jika Indonesia menolak segala kebijakan Israel terhadap Palestina.

Juga ada salah satu wartawan Indonesia di Palestina, Abdillah Onim yang langsung mengatakan jika para wartawan yang gagal paham ini ternyata cari makan dari Yahudi.

Menurut Benjamin undangan kepada para wartawan Indonesia ini untuk bisa ikut membantu membuka hubungan antara Indonesia dan Israel, yang selama ini memang dibekukan.

“Saya ini warga negara Indonesia biasa, tapi saya mengerti dan tahu jika Indonesia tidak pantas untuk membuka hubungan diplomatik denga  Israel,” ujar Darwis Sibua, salah satu Tokoh muda Maluku Utara d Jakarta.

Bahkan Darwis mengingatkan jika keberangkatan para wartawan ke Israel seharusnya bisa menjadi pelajaran penting buat mereka.

“Wartawan ini memang benar-benar tidak berotak, Israel baru saja melarang Mendagri kita untuk masuk Palestina, mereka malah jual diri mau saja datang ke undangan itu,” ujar Darwis.

Bahkan Darwis meminta agar para wartawan yang berangkat ke Israel perlu dipertanyakan rasa kebangsaan dan nasionalismenya, sambil menyinggung Bangsa Indonesia sudah pernah dipermalukan Israel karena tidak menerima Indonesia melantik keberadaan diplomatik Indonesia dengan Palestina.

(Jall)

loading...