PB, Jakarta – Hestek #SeretAhokSekarangJuga dari kelompok netizen yang menamakan diri sebagai Jempol Rakyat (JR) masuk dalam urutan Top Trending Indonesia.

Namun hestek ini rupanya tidak dibiarkan sendirian melaju oleh pasukan buzzer milik Ahok yang mendapat dana berlimpah, seperti yang dikatakan Sobari Hong Junior.

Hestek #AhokTransparanDanAdil milik para buzzer menyodok ke urutan di bawah hestek JR, namun pasukan Jempol Rakyat tidak ambil pusing, menurut mereka semua ini karena Ahok memang pantas untuk dipenjara.

Berbeda dengan para buzzer, Kelompok Jempol Rakyat yang dibangun pertama kali oleh Yulianus “Ongen” Paonganan, saat ini sedang ditahan kejaksaan karena dianggap menghina presiden, adalah akun yang tidak menerima sikap dan cara Ahok dan Jokowi memimpin.

“Kami tidak dibayar, kami hanya akun yang bosan melihat kondisi negeri yang sudah tidak bisa dikatakan menjadi lebih baik,” ujar @AjengCute16

2016_4_4_1_39_31_457_PM_1Bahkan terkait dengan penahanan Ongen, Ajeng sendiri merasa heran karena sampai saat ini pasal yang dikenakan selalu berubah.

“Jangan dianggap penahanan Ongen mematikan langkah kami, tidak ! kami bukan akun bayaran, kapan saja kami mau, bukan atas perintah siapapun,” ujar Ajeng.

Senada dengan Ajeng, Davit juga menambahkan, persoalan saat ini akan tetap mereka sikapi, ” Kami bersimpatik terhadap Fahri, tapi bukan berarti kami membenci PKS,” ujarnya, karena menurut David saat ini PKS masih bisa dikatakan memiliki banyak kader muda yang baik dan bisa diandalkan.

Saat ini KPK sendiri sedang di demo oleh Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah, demo terkait dengan penanganan KPK soal penyalahgunaan dana Sumber Waras yang dilakukan Ahok, yang mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp. 193 milyar sesuai dengan hasil penyidikan BPK. Mereka meminta KPK agar segera menangkap Ahok.

” Persoalannya Ahok sudah tidak pantas menjadi Gubernur Jakarta, jangankan yang Muslim, yang se-etnis dan seiman dengan dia banyak yang tidak suka, karena etika dan perilakunya tidak pantas,” ujar Heikal Safar, Sekretaris Jenderal Partai Priboemi.

Heikal menambahkan, saat ini Ahok dibenci bukan karena dia etnis Tionghoa ataupun karena Kristen, karena banyak etnis Tionghoa dan beragama Kristen malah jauh lebih baik daripada Ahok, dan mereka tidak melakukan hal seperti Ahok yang menjadi Gubernur malah lebih arogan, sombong, tidak beretika dan suka berbohong.

“Jadi jangan heran walaupun tanpa dibayar, banyak akun yang membenci Ahok, karena perilakunya memang tidak pantas, untuk menjadi pemimpin,” ujar Heikal.

Sementara itu sampai berita ini diturunkan baik @AjengCute16, @dapitdong, @noonray, @SiBonekaKayu, @MbahUyok dan masih banyak lagi lainnya tetap menyuarakan agar KPK segera melakukan penahanan.

“Kalau memang bisa menjadikan hestek #SeretAhokSekarangJuga bertengger sampai selamanya, kami akan lakukan itu,” ujar Ajeng dan diamini David.

Terkait dengan demo oleh MTJS di KPK kelompok JR mendukung sepenuhnya, “yang mereka suarakan senada dengan apa yang kami inginkan, karenanya kami dukung 100 persen,” ujar David tegas.

(Jall)

loading...