PB-JAKARTA  terkait pemasangan plang yang salah oleh  pengelola BLUD TMR  berakibat menimbulkan polemik yang beragam sehingga merugikan pemilik tanah dan bangunan sdr H itang (50th),  yg disegel pihak DPK (Dinas Penataan Kota) kecamatan Jagakarsa atas laporan dari oknum LSM yang dalam suratnya berisikan pemilik tanah mengunakan dan membangun ditanah milik negara sehingga merugikan keuangan negara atas pendapatan pajak daerah.

Saat awak media bersama warga utusan pemilik tanah (H Itang) mengkonfirmasi ke pihak Pengelola Ragunan dan pihak Pihak Pengelola Ragunan membenarkan bahwa bangunan yg berdiri diatas tanah BUKAN milik Pengelola Ragunan melainkan milik H Itang berdasarkan SHM kepemilikkan.

Atas dasar itu pihak Pengelola Ragunan menindahkan plang kamis (31/03) yang dipimpin langsung oleh Prasetyo berserta jajarannya. Pihak Pengelola Ragunan akan mengeluarkan surat klarifikasi paling lama 1 minggu setelah pemindahan plang ini tegas Bambang Triana selaku kepala pengelola Ragunan saat di temui oleh awak media (monty)

loading...