PB, Jakarta – Desakan agar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditangkap oleh KPK rupanya semakin menggelinding, bahkan dalam beberapa pemandangan di KPK sebelum, Majelis Tinggi Jakarta Syariah (MTJS) melakukan demo beberapa perwakilan LSM sudah melakukannya.

Hanya saja mereka cuma berhasil menyuarakannya di depan KPK tanpa bisa melakukan audensi maupun tatap muka, dengan para komisioner KPK.

Rupanya hal ini menjadi catatan tersendiri bagi peserta demo yang dikoordinir oleh MTJS, dan salah satu cara agar KPK mau menemui mereka, para peserta demo langsung memblokir jalan di depan KPK.

Akhirnya KPK mau menerima mereka, setelah lebih satu jam mereka melakukan orasi dan mempresure KPK melalui pemblokiran jalan secara tidak sengaja, akibat banyaknya peserta yang turut serta, diperkirakan mencapai puluhan ribu.

IMG_20160404_141128“Wajarlah pak, kami tidak mungkin berpencar, dan masyarakat juga ingin mendengar apa yang sedang dikerjakan KPK terkait dengan Sumber Waras,” ujar salah satu pendemo.

Akibatnya mereka berkumpul mendekat, dan memenuhi seluruh jalan dari dua arah yang mengakibatkan macet total di kedua arah.

Demo kali ini juga karena KPK dianggap sedang main mata dengan Ahok, ” Margarito Kamis itu pakar Hukum dari UI beliau katakan sudah ada tiga bukti, artinya Ahok sudah bisa diseret ke pengadilan,” ujar pria tersebut.

Maka menurutnya wajar jika KPK didemo, karena pernyataan mereka yang terkesan dipaksakan dengan mengatakan jika belum ada niat jahat dari Ahok.

Dari pantauan pembawaberita.com juga hadir salah satu tokoh etnis Tionghoa, Lieus Sungkharisma yang selama ini gencar meminta agar penegak hukum bisa menangkap Ahok.

Bahkan Lieus sendiri yang mengenakan kemeja coklat, walaupun kepanasan memaksakan diri hadir. Lieus selama ini dikenal sangat getol untuk memenjarakan Ahok, dirinya bahkan sudah pernah melaporkan soal Sumber Waras ke Mabes Polri, namun tidak ada tanggapan ataupun tindak lanjut apapun sampai saat ini.

(Jall)

loading...