PB, Jakarta – Sebagai salah satu ketua persatuan media yang seharusnya tidak ikut untuk masuk ke ranah politik terlalu jauh, karena hal itu merupakan sebuah etika pertanggungjawaban moral yang harus dijaga.

Namun rupanya hal itu tidak berlaku bagi Ketua Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Rohmad Hadiwijoyo, yang malam ini menyambangi rumah Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Seperti yang dikutip dari beberapa edaran foto hasil screenshot dari berita yang dimuat Metrotvnews.com dengan judul : ” Pegiat Sosial Sambangi Rumah Ahok “

“Rohmad itu ketua yang membawahi 673 radio swasta siaran yang menyampaikan berita, apa maksudnya hadir ke kediaman Ahok ? ” ujar Bastian P. Simanjuntak, Presiden Geprindo.

Bastian menyayangkan jika Ketua PRSSNI sudah tidak netral dalam menjalankan tugasnya yang seharusnya memberikan pencerahan kepada masyarakat secara netral.

Kedatangan mereka ke kediaman Ahok ditengarai berkaitan dengan Ahok yang akan diperiksa oleh KPK pada hari Selasa (12/4).

“Mungkin ingin mempersiapkan pertempuran versi sosial media, karena kita tahu ada kelompok yang menamakan Jempol Rakyat, selalu bisa membuat hestek menuju ke Trending Topik Indonesia, yang hampir setiap hari menghantam Ahok dan menyindir KPK,” ujar Bastian.

Sampai berita ini diturunkan, tidak diketahui maksud dan tujuan pertemuan tersebut, mengingat wartawan yang mencoba masuk dihalangi oleh empat orang security yang hanya mengijinkan masuk nama yang tercantum di undangan.

Berikut 20 nama yang dipegang satpam, atas arahan dari ajudan Ahok, yang boleh masuk ke rumah Ahok yang beredar di Sosial media.

CEO Narrada Channel O – Romanus Sumaryo, Ketua PRSSNI – Rohmad Hadiwijoyo, Prastow, Seseg, Poltak, Dede Budhyarto, Teddy, Reni Fernandes, Hariadhi.

Lalu menyusul, Shafiq Pontoh, Hariri Anwar, Herrezo, Dian Paramitha, Eli, Danrem, Rudi Kurawa, Chrisma Albanjar, Imadya, Rian dan Melva.

(Jall)

loading...