PB, Kendari :  Tim Gabungan BKSDA Sultra yang melaksanakan operasi pengamanan hutan berhasil mengamankan JM. JM diaamankan aparat karena tertangkap tangan melakukan perambahan hutan di Kawasan Hutan Konservasi Mangolo.  “Dia tertangkap tangan saat kami melaksanakan operasi” ujar Sangkala Sinyo kepada pembawaberita.com  di ruang kerjanya (6/4/2016).

Dikatakannya, JM yang berprofesi sebagai petani tersebut beralamat di Desa Lapao-Pao yang berdekatan dengan kawasan hutan. Lanjut Sinyo, JM mengakui  melakukan perambahan hutan atas suruhan  LO. “LO itu pernah dipenjara dua kali yaitu tahun 2004 dan tahun 2009” ujarnya lagi.

Oleh karena itu saat ini pihaknya telah melayangkan panggilan buat LO untuk dimintai keterangannya. “Kalau dia terbukti menggerakkan orang ya, kami proses lagi” ujarnya.

Sedangkan  JM berikut barang buktinya berupa parang dan sabit telah diamankan. “Kami sudah titip di rumah tahanan” ujar Sinyo.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Tim Gabungan BKSDA Sultra pada bulan Maret lalu melaksanakan operasi di dua tempat berbeda. Di tempat lain yakni di Buton Utara, Tim Gabungan mendapatkan puluhan kubik kayu olahan takk bertuan di dalam Kawasan Hutan Konservasi Buton Utara. ” Ada sekitar 90 kubik yang kami dapatkan di sana” sambung Dedy Lesmana Ketua Tim Operasi Wilayah Buton utara.

Kata Dedy kayu olahan tersebut langsung dimusnahkan di tempat karena kayu tersebut tidak dapat dilelang. “Kalaupun itu diamankan, barang itu tidak bisa dilelang” ujar Dedy.

Dedy menambahkan di Butur pihaknya  tidak berhasil mengamankan pelaku pembalakan liar. “Dengan kemajuan teknologi sekarang, mereka sudah tau kalau  kami akan menyeberang” imbuh Dedy (Enel-Sultra)

loading...