PB, Jakarta – Sepak terjang Teddy Bayupatti yang berniat untuk menghabisi pimpinan Front Pembela Islam, Habib Rizieq dengan cara menyewa penembak jitu, rupanya mulai membuat gerah, termasuk pihak perusahaan Pacific Paint (PP).

Dalam pernyataan yang dikirim kepada pembawaberita.com melalui staff Marketing Communication PP, Glenn Gouwardi, jika pihaknya merasa keberatan jika Teddy masih dikaitkan dengan perusahaan.

https://pembawaberita.com/2016/04/08/t-bayupatti-ajak-netizen-sewa-sniper-tembak-habib-rizieq.html

Keberatan ini dikarenakan Teddy sudah dianggap bukan lagi pegawai di Pacific Paint sejak 1 Juli 2012, ” Teddy sudah tidak bekerja sejak Juli 2012 mas,” ujar Glenn yang menegaskan kembali melalui selularnya.

Namun dalam sebuah akun Facebook milik Teddy Bayupatti yang berhasil ditelusuri, Teddy sendiri masih memasang foto latar belakang FB dengan gambar sekumpulan pegawai yang berfoto dengan latar tulisan Pacific Paint.

Bahkan postingan terakhir Teddy masih dilakukan hingga Desember 2012, artinya Teddy masih merasa sebagai pegawai PP, hingga Desember 2012, ataukan Teddy sendiri yang berbohong.

Selain persoalan berita yang mencantumkan, nama PP, rupanya para netizen menyayangkan jika Teddy memang masih dibekerja di PP, karena Teddy dianggap hanya seorang provokator bagi pengikutnya.

Teddy yang dikenal sebagai salah satu pengikut Ahok, yang juga ikut dalam acara “pesta” miras di kediaman Ahok, sampai saat ini masih rajin melakukan postingan di dunia sosial media, bahkan akun Facebook yang menampilkan gambar latar dengan tulisan Pacific Paint masih bisa dilihat, dan belum diganti sama sekali, oleh Teddy.

(Jall)

loading...