PB, Wakatobi : Aktifitas pertambangan ilegal jenis galian C marak di Wakatobi. Ironisnya daerah ini telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi yang mana dalam kawasan konservasi segala macam aktifitas pertambangan tidak dibenarkan dengan alasan apapun.

Anehnya lagi  para pengusaha tersebut tidak mengantongi izin tambang galian C, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi tetap membiarkan para pengusaha tambang tetap beroperasi. Akibatnya sejumlah gunung dan bukit telah menjadi rata karena aktifitas ilegal tersebut.

Kepala Bidang Pertambangan dan Energi yang dikonfirmasi pembawaberita.com membenarkan bahwa para pengusaha  tambang galian C belum memiliki izin karena Perda galian C pun belum ada. “RT/RW Wakatobi tidak ada zonasi untuk dilakukan proses pertambangan galian C” katanya.

Ditambahkannya operasi tambang galian C di Wakatobi telah menabrak aturan karena tambang galian C ini tidak memiliki dasar hukum. “Tetapi jika dilakukan penegasan agar tidak lagi ada pertambangan maka dipastikan tidak lagi pembangunan di Wakatobi” katanya lagi.

Dikatakannya lagi bebarapa waktu lalu para pengusaha dan seluruh istansi terkait telah menyepakati  bahwa proses pertambangan tetap berlangsung namun dengan catatan dilakukan pemerataan gunung saja.

“Meskipun saat itu kami  sudah mengusulkan agar jika ada pembangunan yang membutuhkan timbunan. jika ada,  maka harus didatangkan dari luar, meskipun ini akan berpengaruh berpengaruh di volume” ujarnya.

Dia pun memperkirakann jika material penimbunan menggunakan material dari luar volume bisa berkurang hingga 40 persen. “Kalau melakukan penimbunan hingga 5 kilo meter namun jika dibawakan dari luar maka kita hanya bisa melakukan penimbunan cuma 3 kilo meter.” ujarnya.(Amran)

loading...