PB, Jakarta – Proyek Reklamasi yang saat ini sedang dikerjakan PT. Muara Wisesa Samudera, anak perusahaan dari Agung Podomoro Land (APL) di depan Pelabuhan TPI Muara Angke, semakin bergulir.

Terakhir Menteri Koordinator Maritim Rizal Ramli bersama Menteri Lingkungan hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya melakukan konferensi pers terkait penghentian proyek yang mengantarkan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, M. Sanusi ketika menerima suap dari Presiden Direktur APL Ariesman Widjaja, ke tahanan KPK.

Walaupun Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, juga ikut merekomendasikan penghentian dan juga DPRD DKI Jakarta sudah menetapkan jika pembahasan Perda Reklamasi akan dlanjutkan kembali 2019, namun tidak bagi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dalam pernyataannya Ahok bersikeras akan tetap meneruskan reklamasi, “walaupun ditentang, kami akan tetap melanjutkan (proyek reklamasi),” ujar Ahok.

Namun Bastian P. Simanjuntak, Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) mempertanyakan maksud Ahok dengan menyebutkan kata “kami” kepada pers.

“Yang dimaksud Ahok dengan kami itu siapa ? Jelaskan ! ” ujar Bastian menantang Ahok agar menyebutkan kami siapa yang akan tetap bersikeras untuk tetap melanjutkan.

Bastian hanya bisa memprediksi jika yang dimaksud dengan “kami” yang diucapkan Ahok adalah dirinya dan para pengusaha Taipan.

“Saya kira yang dia maksud dengan “kami” adalah para pengusaha, karena saat ini, dana yang dikeluarkan sudah terbilang besar,” ujar Bastian.

Menurut Bastian jika yang dimaksud Ahok “kami” disini adalah Pemprov, maka Ahok ingin membawa para pegawai terjerumus kedalam lingkaran setan proyek tidak jelas ini.

Namun Bastian tetap menyalahkan Ahok, dikarenakan proyek ini seharusnya sudah menyelesaikan seluruh administrasi termasuk Amdal, Perda, dan administrasi penunjang lainnya.

Nekadnya Ahok ingin tetap melanjutkan proyek ini, ditengarai karena adanya dukungan Presiden Jokowi yang terlihat hanya diam menyikapi bergulirnya proyek ini.

Seperti yang sering disampaikan oleh Ahok, jika dirinya sudah menerima Keputusan Presiden untuk tetap melanjutkan proyek yang dianggap oleh warga Muara Angke hanya untuk kepentingan para cukong.

“Saking nekatnya, dia (Ahok) mengancam akan tetap melanjutkan walaupun dia sendiri yang akan mereklamasi,” pungkas Bastian, sambil geleng kepala karena merasa Ahok sudah kehilangan akal sehatnya.

(Jall)

 

loading...