PB Kapuas Hulu, Penanganan kebencanaan bertujuan untuk melindungi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia yang berpotensi bencana berlandaskan konsep yang terintegrasi, yaitu mengurangi risiko bencana – menanggulangi bencana secara cepat – membangun kembali masyarakat dan lingkungan terdampak bencana.

20160413_154634_resizedMaka untuk mencapai tujuan termaktub diatas, pentingnya melakukan identifikasi daerah yang memiliki potensi, baik potensi daerah yang  perlu dikembangkan dan dipromosikan, namun juga yang tak kalah pentingnya adalah identifikasi terkait potensi bencana di daerah rawan bencana, untuk dapat dijadikan acuan dalam melaksanakan kebijakan.

20160413_155403_resizedDirektorat Penanganan Daerah rawan Bencana, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi melaksanakan identifikasi potensi bencana di daerah tertinggal dan rawan bencana di 5 wilayah (Sumatera, Jawa, Bali Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua). Adapun  Tujuan dari kegiatan  Identifikasi  Potensi Bencana di daerah Rawan Bencana  adalah: Mengetahui upaya-upaya penanganan daerah rawan bencana;  mengetahui kebijakan di daerah rawan bencana; Teridentifikasinya jenis ancaman, jenis kerentanan, dan juga kapasitas yang dimiliki oleh daerah; dan juga untuk mengetahui kebutuhan daerah rawan bencana dalam rangka Pengurangan Risiko Bencana (PRB).

20160413_103407_resizedPada tgl 13-15 april 2016 kemarin Kemendesa PDTT menurunkan tim utk melakukan identifikasi ke Kabupaten Kapuas Hulu. Tim tsb terdiri dari dua orang, yaitu M. Wahib dan Ferry Syahminan.

20160413_122126_resizedMenurut Ferry Syahminan Kasubdit Wilayah 5 yang saat diwawancarai berada di kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat menyatakan bahwa  hasil identifikasi bisa dijadikan sebagai salah satu acuan dalam perumusan kebijakan di daerah rawan bencana. Tahun Anggaran 2016 Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi melalui Direktorat Penanganan Daerah Rawan Bencana memberi bantuan berupa pembangunan sarana air bersih untuk 900 warga di Kecamatan Bunut Hilir, Desa Tembang Kabupaten Kapuas Hulu. Lokasi tersebut dapat di tempuh dengan perjalanan menyusuri sungai kapuas kurang lebih satu jam. Disana tim berdialog dengan warga desa, kepala desa dan tokoh masyarakat. Mereka sangat antusias mendengar akan mendapat bantuan SAB dari Kemendesa PDTT krn memang selama ini desa tsb susah air bersih.

20160413_144313_resizedSelama kegiatan beberapa hari disana Kami diajak melihat langsung beberapa kecamatan dan desa yang terkena dampak banjir oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas Hulu, Bapak Abdul Halim, kami juga berdialog dengan para tokoh masyarakat dan anggota DPRD Kab Kapuas Hulu, semoga fasilitasi dan sinergitas ini dapat membantu mengurangi risiko bencana yang ada di Kapuas Hulu.”tutur Ferry.  (Hefrizal)

loading...