PB, Jakarta – Ahok yang terkenal otoriter dan juga mungkin bisa dikatakan diktator kecil di Jakarta, mulai menunjukkan taringnya dengan memarahi staffnya yang tidak mau melakukan pengusiran warga yang tinggal di sekitar Kawasan Ancol.

Mendengar jika banjir yang terjadi adalah ulah warga yang tinggal di sekitar Kawasan Ancol, dan rencana akan di usir sejak tahun lalu, membuat warga kaget dan marah.

Seorang warga yang tinggal disekitar Ancol, yang dihubungi pembawaberita.com marah begitu mendengar jika Ahok menyuruh staffnya untuk membongkar paksa pemukiman di sekitar kawasan Ancol.

Apalagi mereka dianggap sebagai Bottle Neck yang mengakibatkan saluran air terhambat, “Ahok kalau berani datang sendiri kesini, dan saksikan apa yang menjadi masalah disini,” ujar pria yang sering disapa Bang Vik ini menantang Ahok.

Menurutnya persoalan saluran air yang tidak lancar bukan karena adanya pemukiman warga namun endapan di saluran air yang sudah tebal dan tidak pernah dibersihkan, apalagi ditambah dengan rusaknya pompa air.

“Kami membayar pajak melalui PBB dan itu artinya kami mendapatkan pelayanan, bukan justru kami bayar lalu seenaknya mereka usir,” ujar pria ini marah melalui selularnya.

Bahkan beberapa warga sudah mulai merapatkan hal ini, dikarenakan Ahok sudah menyuruh staffnya untuk membawa alat berat membongkar sekitar pemukiman di wilayah yang dimaksud Ahok.

Menurutnya perkampungan ini sudah ada sebelum Ahok lahir kedunia, dan persoalan banjir jangan menyalahkan warga, bahkan dirinya ingin tahu staff perempuan dari Dinas Tata Air yang melaporkan ke Ahok dan mereka layak untuk diusir seenaknya.

Saking marahnya pria ini bahkan mendoakan agar Ahok segera ditangkap dan di bui oleh KPK, “Semoga dia (Ahok) dipenjarakan karena seenaknya menuduh dan menyengsarakan rakyat,” pungkasnya.

(Jall)

loading...