DSC_8916PB Kendari : Danrem 143/ Haluoleo Kolonel Czi Rido Hermawan, M.Sc.  mengatakan Fungsi pertahanan adalah kewajiban seluruh warga negara. HTNI memiliki profesionalisme yang lebih dibanding komponen bangsa yang lain. ” Fungsi pertahanan itu kewajiban semua warga negara, hanya saja TNI merupakan garda terdepan karena dia terlatih dan lebih profesional” ujar Rido saat menjadi nara sumber pada acara “Dialog Kebangsaan” di Aula Makorem 143/HO Kendari (22/4/2016).

Dikatakannya Indonesia yang memiliki  doktrin pertahanan negara  Pertahanan Rakyat Semesta  dimaksudkan semua komponen bangsa memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam membela dan mempertahankan eksistensi NKRI.

Lanjut Danrem 143/HO, karena Indonesia  memiliki doktrin Pertahanan Rakyat Semesta,  TNI harus memiliki moralitas yang baik karena prajurit TNI merupakan ksatria yang mengedepankan nilai-nilai kebenaran dalam bertindak. “Prajurit TNI diajar untuk membunuh, sehingga dia harus tau siapa yang dia bunuh. Tentunya dia tidak akan membunuh rakyat tetapi yang dia bunuh adalah musuh negara” kata Rido.

Lebih jauh Rido menjelaskan loyalitas TNI adalah loyal kepada bangsa dan negara sehingga akan selalu setia dan taat denagn keputusan negara. “Loyalitas kepada atasan itu hanya karena tugas tidak lebih dari itu” ujar mantan Danpudikzi tersebut.

DSC_8987Kata dia Integritas TNI bersama rakyat harus tetap dibina karena jika bangsa Indonesia melaksanakan Perang Rakyat Semesta maka segenap kekuatan TNI dan masyarakat serta sumber daya nasional dikerahkan untuk menghadapi kondisi tersebut. “TNI tidak akan pernah menoinggalkan rakyat karena esensi kemanunggalan TNI adalah dari Rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat” jelasnya.

Rido menambahkan prajurit  yang profesional adalah prajurit yang  memahami dan memiliki nilai-nilai moralitas, loyalitas dan  integritas. Bagi prajurit TNI, profesionalisme adalah fokus pada tugas yang diemban dengan semangat kebangsaan yang tinggi. (Enel-Sultra)

loading...