DFD_7581sss-1PB, Kendari : Komandan Korem 143/Haluoleo Kolonel Czi Rido Hermawan, M.Sc. mengapresiasi konsistensi seluruh personel Yonif 725/Woroagi  yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-RDTL.

Apresiasi dari pimpinan tertinggi Korem 143/HO tersebut menyusul keberhasilan personel Yonif 725/Woroagi dalam menggagalkan upaya penyelundupan 3.380 liter  BBM jenis premium dan minyak tanah ke negara Timor Leste pada hari Sabtu (23/42016) kemarin.

“Ini bukti Satgas masih survive dan konsisten kepada tugas pokok menjaga perbatasan RI-RDTL”.ujar Rido kepada pembawaberita.com via selulernya (24/4/2016).

antaraLanjut Danrem 143/HO keberhasilan personel Satgas Pamtas Yonif 725/Wrg menggagalkan penyelundupan tersebut juga merupakan wujud loyalitas, moralitas dan integritas yang hanya dimiliki oleh prajurit yang militan dan profesional.

“Kalau mereka tidak punya moralitas, loyalitas dan integritas tentunya ribuan BBM itu akan lolos untuk diselundupkan” ujar Rido lagi.

Dikatakannya pula keberhasilan tersebut juga merupakan bukti bahwa batalyon Infanteri asal Sultra yang berada dibawah kendali Korem 143/HO patut diandalkan dalam menjaga dan mengawal eksistensi  NKRI.

“Ini salah satu bukti di Sultra, ada Batalyon Infanteri yang bisa diandalkan” katanya.

IMG_3365Sebagaimana diketahui personel satgas Pamtas Yonif 725/Woroagi yang berada di Pos Lintas Batas (PLB) Mootain dibawah pimpinan Kapten Inf. Edi Kusumah bersama Tim Reskrim Polres Belu pada hari Sabtu (23/4/2016) sekitar pukul 21.30 Wita  berhasil menggagalkan 3380 liter atau sekitar 3,4 ton  BBM jenis minyak tanah dan bensin yang akan diselundupkan ke negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL). BBM yang dikemas dalam ratusan Jerigen tersebut ditemukan di salah satu gubuk Di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu. Oleh Satgas Pamtas Yonif 725/Wrg RI-RDTL ribuan liter BBM tersebut kini diserahkan ke Polres Belu untuk proses lebih lanjut. (Enel-Sultra)

loading...