PB, Jakarta – Setelah Simon Lesmana dengan tulisan yang menghina warga negara Indonesia asli dengan mengatakan gob**k dan tol*l, kali ini sebuah akun twitter atas nama Sully Lie Hartono kembali berulah.

Dengan menggunakan akun @sullyliehartono berbagai tulisan yang menyebut pribumi manusia hina, budak, rampok, bahkan mengaku jika pembantu dirumahnya selalu melayani hasrat seksualnya.

Kemarahan netizen yang sudah memuncak membuat beberapa orang merasa terprovokasi dengan tulisan-tulisan Sully juga tulisan sebelumnya termasuk milik Simon Lesmana.

“Pihak kepolisian terkesan diam dengan tulisan-tulisan yang selalu saja muncul menghina pribumi hampir setiap hari, bahkan anehnya mereka seakan-akan merasa terlindungi,” ujar Darwis Sibua, tokoh muda Malut di Jakarta.

2016_4_25_2_32_41_595_PM_1Menurut Darwis jika pihak Densus 88 bisa melacak keberadaan para teroris, kenapa keberadaan akun yang sengaja memancing kemarahan warga pribumi tidak bisa ditangkap.

“Polisi harus segera melakukan tindakan tegas, Ahok berani mengatakan Yusron (Ihza Mahendra) rasis yang hanya meneruskan tulisan dari (Letjend purn.) Suryo Prabowo, kenapa justru ini malah terkesan dibiarkan, ada apa ?” Ujar Darwis heran.

Darwis berharap Sully jangan membuat kemarahan semakin membabi buta, mencoba menyerang dengan kalimat yang memprovokasi warga Indonesia.

“Kalau memang mereka tidak suka dengan keberadaan pribumi, sebaiknya mereka saja yang pergi dari Indonesia.” Ujar Darwis marah. Ditengarai jika akun ini bru saja dibuat, dan sampai berita ini diturunkan baru membuat 68 tweet.

Akun Sully, yang juga pendukung Ahok, menggunakan gambar seorang remaja tanggung, namun netizen mencoba melacak dan menemukan melalui akun Facebook atas nama Lie Hartono yang dianggap sebagai pemilik akun @sullyliehartono.

(Jall)

loading...