PB PURWOREJO – Utoyo alias Uut (48) warga Dusun Watubelah Rt 01 Rw 05 Desa Trirejo, Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo harus berurusan dengan polisi lantaran melakukan penipuan. Uut nekad menjual kayu yang bukan miliknya kepada Fery Rahmad. Akibatnya Uut dilaporkan ke Polsek Loano. Sialnya, penangkapan Uut bersamaan kelahiran cucu pertamanya.

Kapolsek Loano, AKP Markotip,SH mengatakan, kejadian bermula Uut menawarkan pohon kayu jenis Sonokeling sebanyak satu batang dan satu batang pohon jati kepada Fery Rahmad. Setelah perundingan disepakati harganya Rp 41 juta.

Setelah uang uang pembayaran diberikan seluruhnya, Fery Rahmat mengajak Uut untuk memotong pohon tersebut. Namun dengan berbagai dalih Uut selalu minta diundur.

“Karena selalu diundur, Fery Rahmat  merasa kesal dan pada Jumat (22/4/2016)  Uut dipaksa untuk menunjukan lokasi pohon yang dimaksud di Desa Sribit, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo,” kata Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, sampai di lokasi Fery Rahmat mengajak Uut untuk menemui Kadus setempat. Dari Kadus diketahui kalau pohon tersebut milik keluarga Pono. Setelah ditelusuri ke ahli waris Pono ternyata keluarga tidak pernah menjual pohon yang ditawarkan oleh Uut.

Mengetahui sudah menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh Uut, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Loano. Menidak lanjuti laporan korban, Polsek Loano kemudian menurunkan anggota Reskrim untuk melakukan penyelidikan. “Setelah kami temukan bukti permulaan yang cukup terduga langsung kami tangkap,” ucap Markotip.

Dari pengakuan terduga diketahui jika unag sebanyak Rp 41 juta dari hasil menipu sudah habis digunakan untuk main judi. “Untuk pemeriksaan lebih lanjut terduga kami amankan di Polsek Loano. Dan setelah berkas perkaranya selesai segera akan kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Purworejo,” tutur Markotip.

Bila terbukti bersalah Uut diduga melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun. (WARDOYO)

loading...