PB, Jakarta – Kinerja Front Pembela Islam dalam kemanusiaan sudah bisa mendapatkan dua jempol sebagai salah satu penghargaan atas kepedulian mereka dalam memberikan bantuan tanpa pamrih, baik itu tenaga maupun bantuan lainnya.

Namun sayangnya, sepak terjang FPI dalam memberikan bantuan sangat jarang masuk dalam pemberitaan, “Heran juga, kalau FPI demo yang beritakan banyak sekali, tapi kalau sedang berjibaku dengan kemanusiaan, rasanya tidak pernah (diberitakan),” ujar Darwis Sibua, tokoh muda Maluku Utara di Jakarta.

Namun Darwis tidak mengurangi rasa hormatnya kepada FPI, selama ini FPI selalu hadir dalam berbagai bencana kemanusiaan untuk maju memberikan pertolongan.

Rupanya bukan hanya Darwis, Tokoh Tionghoa Jaya Suprana bersama dengan Lieus Sungkharisma juga merasakan perlu untuk mengapresiasi kerja-kerja FPI, dengan mendatangi posko milik FPI di lokasi penggusuruan Pasar Ikan, Jakarta Utara.

Kehadiran Jaya Suprana, yang dikenal sebagai salah satu pencetus berdirinya Museum Rekor Indonesia menjadikan sosok FPI yang selama ini dikenal sebagai salah satu Ormas Islam bergaris keras luntur seketika.

Bahkan penyambutan para anggota FPI dilapangan sangat terasa kental dengan suasana kekeluargaan, demikian yang diceritakan oleh salah satu warga yang sempat melihat kunjungan Jaya Suprana, Senin (25/4) kemarin.

Pria yang mengendarai motor Mio ini kebetulan sedang berada di lokasi penggusuran karena merasa penasaran dengan keberadaan manusia perahu di lokasi Pasar Ikan.

“Sangat mengenaskan mas, saya hanya bisa melihat anak-anak yang sedang bermain di sekitar bekas gusuran, paling tidak saya bisa menyaksikan bagaimana Ahok tega menghancurkan rumah-rumah warga miskin disana,” ujarnya sedih.

Dalam sebuah tulisan yang dibuat oleh FPI melalui akun mereka, memberitahukan jika Jaya Suprana terus memberikan semangat dan dukungan agar FPI tetap hadir di wilayah Pasar Ikan, untuk memberikan bantuan dan pembelaan kepada warga yang sampai saat ini masih tinggal di atas perahu.

Bagi FPI Jaya Suprana dan Lieus Sungkharisma adalah sedikit dari Tokoh Etnis Tionghoa yang sangat perduli dengan pemberantasan korupsi dan pejuang bagi warga miskin terutama masyarakat pribumi.

(Jall)

loading...