PB, Jakarta – Sebanyak 150 Pasis Dikreg Seskoal laksanakan Sidang Pleno I dalam Seminar Forum Strategi II Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-54 TP 2016 di Ruang Kelas A Gedung R.E Martadinata, Seskoal Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (25/4).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Seminar Mayor Laut (P) Agus Supriyo, dengan tema Pemberdayaan Potensi Sumber Daya Nasional di Kawasan ALKI II guna mendukung Pertahanan Negara di Laut dan Kuliah Kerja Dalam Negeri dengan tema Sikap masyarakat maritime dalam berbangsa, bernegara dan bela Negara dalam mempertahankan Negara.

FS II Dikreg (1)Dalam pelaksanaan seminar tersebut hadir  Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Herry Setianegara, S.Sos, S.H, M.M, Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto, S.H., M.A.P., Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI Sulistiyanto, S.E., M.M., M.Sc. dan Kadepstra Seskoal Kolonel Laut (P) Iwa Kartika.

Dalam Forum Strategi II dilaksanakan seminar-seminar yang menuntut para Pasis untuk memberikan ide-ide ataupun pemikiran-pemikiran yang strategik, kritis, kreatif, inovatif, ilmiah dan intelektual tinggi terkait dengan dinamika perkembangan lingkungan strategis yang semakin kompleks yang menuntut respon yang cepat dalam menentukan strategi yang handal untuk menghadapi segala ancaman terhadap keamanan suatu bangsa.

Dalam kesempatan yang sama Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto, S.H., M.A.P., memberikan pembekalan kepada Pasis Dikreg Seskoal tentang “ Pemanfaatan Kekuatan dan Kemampuan di wilayah Indonesia Timur dalam rangka mendukung Pertahanan Negara di laut”.

“Secara alamiah Indonesia memiliki potensi untuk menjadi kekuatan maritim yang kuat di kawasan Asia Pasifik bahkan di dunia. untuk mewujudkan hal tersebut, elemen kekuatan dan kemampuan maritim Indonesia yang harus dibangun bukan saja TNI AL, tetapi mencakup para pemangku kepentingan nasional lainnya. selain itu, dibutuhkan sejumlah kebijakan pemerintah yang berpihak pada pengembangan kekuatan dan kemampuan maritim nasional. pemanfaatan kekuatan dan kemampuan maritim yang tepat, maka upaya untuk mengamankan kepentingan nasional di laut akan menjadi lebih efektif, sehingga segala spektrum tantangan dan ancaman yang berkembang dapat dihadapi dengan cepat dan tepat. di samping itu, kekuatan dan kemampuan maritim nasional yang berada di wilayah Indonesia Tengah dan Indonesia Timur tersebut dapat berkontribusi positif terhadap ekonomi nasional Indonesia serta memiliki peran yang signifikan dalam mendukung pertahanan negara di laut,” ujar pejabat nomor satu di Koarmatim.

Acara ditandai dengan penyerahan buku dan pengetokan palu sidang oleh pasis dalam hal ini Ketua Seminar Forum Startegi II.

(Kamal/Pen Seskoal)

 

 

 

 

loading...