PB, Jakarta – Terkait dengan penemuan para warga China yang melakukan pengeboran di sekitar wilayah Halim yang masuk dalam wilayah milik TNI AU membuat kita miris.

Semua menyayangkan sikap Pemerintah Indonesia yang sampai saat ini belum juga mengeluarka pernyataan terkait dengan penemuan yang membuat heboh, bahkan para netizen sampai membuat hestek yang menyinggung agar mengusir para Cina yang ada di Indonesia.

Sementara itu kelima warga China yang sudah tertangkap dan diantara mereka ternyata tidak miliki ijin apapun, bahkan ditengarai jika salah satu diantara mereka sudah pernah dideportasi dan kembali lagi menjadi menjadi pegawai PT. Geo Central Mining.

“Pemerintah dan DPR RI harus membuat UU khusus terkait dengan tenaga kerja asing yang masuk dan bagi yang melanggar harus diterapkan hukuman yang seberat-beratnya,” ujar Yakub A. Arupalakka, selaku Ketua Umum Laskar Priboemi.

Dari beberapa kejadian yang ditemukan, termasuk sebuah video yang beredar di Youtube, dimana Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri yang sempat menemukan pekerja dari China yang tidak miliki surat ijin apapun, menjadi contoh jika Indonesia memang menjadi sasaran empuk khususnya tenaga kerja kasar dari China.

“Mau sampai kapan pemerintah berdiam diri ? Sampai rakyat bosan atau sampai negara ini dikuasai China seperti Singapura baru sadar ? ” ujar Yakub marah.

Sementara itu, pembawaberita.com sempat menelusuri jika beberapa pabrik yang dibangun oleh perusahaan dari China di Indonesia ternyata memang memiliki pekerja dari Negara China, seperti di Pulau Obi dan Pulau Gebe Maluku Utara, juga Smellter di Morowali Sulawesi Tengah.

(Jall)

loading...