PB, Jakarta – Mobil milik Yusril Ihza Mahendra disiram cat berwarna kuning oleh orang yang tidak dikenal, di wilayah Bidara Cina.

Yusril hadir atas syukuran atas kemenangan warga Bidara Cina di PTUN atas gugatan SK Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang berniat untuk menggusur tanah mereka.

Kejadian ini tidak pelak langsung menghujat si pelaku, bahkan ada yang menuduh ke para pendukung Ahok, dikarenakan Yusril dianggap sebagai saingan berat Ahok dalam pilgub DKI berikutnya.

Namun Yusril sendiri tidak terlalu memusingkan hal itu, bahkan ketika masuk kedalam kendaraannya Yusril malah terlihat senyum dan tidak terlalu perduli dengan kondisi mobilnya.

Salah satu warga Bidaracina yang sempat diwawancarai mengatakan jika kejadian ini, harus menjadi pelajaran buat mereka, jika saat ini ada pihak-pihak yang ingin merusak nama warga.

“Ini kan sama aja ngerusak nama warga, seakan mereka ingin memperingatkan (agar) Yusril tidak kesini lagi, saya jamin ini perbuatan orang luar yang tidak senang,” ujar Rijal warga setempat.

Berikut reaksi Yusril atas perlakuan tidak bertanggung jawab kepadanya melalui akun facebooknya ;

” REAKSI YUSRIL ATAS SIRAMAN CAT DI MOBILNYA

Saya tidak berminat melaporkannya ke polisi. Saya maafkan sajalah pelakunya.

Saya tidak menganggap itu sebagai “Teror” mental dan sejenisnya yang akan membuat saya surut dalam membela rakyat tertindas dan terpinggirkan.

Bahwa dalam kita memperjuangkan sesuatu pasti akan ada yang setuju dan tidak setuju. Hal seperti itu lumrah terjadi dalam alam demokrasi. Tapi demokrasi memerlukan kedewasaan agar kita hidup damai dalam perbedaan.

Orang yang menuangkan cat ke mobil saya itu anggap saja belum dewasa dalam berdemokrasi sehingga dia gunakan cara-cara seperti itu untuk mengekspressikan perbedaan pendapat dan kepentingannya.

Sebagian besar warga Bidaracina meski hidup sederhana malah cukup dewasa dalam berdemokrasi. Mereka melawan Gubernur Ahok tidak gunakan cara2 brutal, tapi gunakan hukum untuk kalahkan Gubernur dan mereka berhasil.

Salam Hormat
YUSRIL IHZA MAHENDRA

(Jall)

loading...