PB, Jakarta – Akun yang mengaku sebagai salah satu akun resmi milik TNI AU di twitter dengan nama @_TNIAU dianggap sudah melakukan kesalahan besar.

Dengan menggandeng nama TNI AU rupanya admin yang mengaku jika akun ini dikelola oleh beberapa personil TNI AU, mulai dari pangkat Kolonel hingga Mayor, mendapatkan sebuah hastag akibat postingannya yang dianggap sangat tidak cocok dengan personal citra diri seorang Tentara Nasional Indonesia.

Dalam setiap postingan memang @_TNIAU lebih banyak mengikuti perkembangan para remaja yang dianggap lebih mudah didekati dengan cara humor, manja dan penuh candaan, atau biasa disebut Anak Layangan alias Alay, atau bisa dikonotasikan anak norak, bahkan akun ini pernah menyebut G-Spot, bagian sensitif seorang wanita dalam hal seksualitas, untuk menjawab pertanyaan salah satu pengikutnya.

Namun hastag #TwitterTNIAUMenjijikkan mulai muncul ditengarai admin mencoba untuk menanggapi sebuah gambar yang memperlihatkan beberapa anak usia belasan, yang sering disebut Anak Baru Gede (ABG), yang berfoto sambil naik dan duduk diatas kepala pahlawan Revolusi Indonesia.

Rupanya Admin @_TNIAU memposting jika gambar tersebut adalah gambar Hoax atau rekayasa hasil photoshop.

2016_5_8_7_39_3_634_AM_1“Tahukah Airmen foto bahwa foto remaja yang menduduki patung Pahlawan Revolusi di Monumen Pancasila Sakti adalah PALSU bin HOAX, Apa motifnya ?” Tulis @_TNIAU

Beberapa netizen malah merasa heran, karena pihak kepolisian telah mengeluarkan pernyataan jika foto tersebut memang asli dan kejadiannya di Simalungun Sumatera Utara.

Tepatnya di Monumen Letda Sujono, di Bandar Betsy Simalungun Sumut, bukan di Monumen Sakti Pancasila Lubang Buaya.

Namun @_TNIAU tetap bersikeras jika postingan soal foto tersebut adalah palsu, “Tak perlu ahli photoshop utk memastikan kepalsuan gambar tsb. Setelah Airmin zoom, memastikan bahwa yang membuat kecerdasannya mengharukan,” tulis akun yang menyebut dirinya Airmin.

Namun Airmin rupanya, mengakui jika gambar tersebut asli, tapi tetap tidak mengaku salah lalu meminta maaf atas postingannya. Airmin hanya mempertanyakan apa hikmah dibalik gambar tersebut, dan meminta agar tetap waspada dan mawas diri karena ada yang ingin memancing di air keruh, namun tidak mau menyebutkan siapa.

Hastag ini rupanya menjadi perhatian para netizen, walaupun ada sebagian yang tidak terima dengan hastag tersebut, namun terus menanjak naik, dan sampai pada pukul 07.30 Wib mencapai dalam posisi kedua untuk Trending Topik Indonesia (TTI).

Dan yang membuat para netizen marah dan juga salah satu alasan munculnya hastag yang memojokkan TNI AU dikarenakan akun tersebut menyebut dan menyamakan para pengkritiknya adalah Laron atau hewan sejenis Rayap yang memiliki sayap.

” Mohon maaf kepada semua #laron yang merayap di tab mention. Airmin tak perlu menjawab kalian karena pesan Guru Yosen, “haters gonna hate,” tulis Admin @_TNIAU.

Guru Yosen adalah salah satu karakter tokoh guru di Komik Jepang Kungfu Boy, guru Chinmi yang berada di Kuil Dairin, Guru Yosen dikenal guru yang bijaksana, namun sayangnya Guru Yosen juga dikenal sebagai guru yang senang mabuk.

(Jall)

loading...