PB Kendari : Wakil Bupati Wakatobi Sulawesi Tenggara Ilmiati Daud dilaporkan oleh Serli Matindas atas tuduhan penganiayaan.

Serli Matindas melaporkan Ilmiati di Kepolisian Resor Kemaraya (10/05/16). Serli mengaku ia mendapatkan perlakuan yang tidak baik oleh terlapor.

Serli menjelaskan kronologisnya bahwa ia bersama suaminya yang tidak lain adalah kakak kandung dari ilmiati berkunjung kerumah terlapor, namun yang masuk kerumah ilmiati hanya suami serli saja sedangkan dirinya menunggu didalam mobil, mengetahui serli berada di mobil, ilmiati langsung mendatangi korban dan langsung mencaci maki korban.

“Saya sudah beritahu kamu untuk jauhi kakak saya, tapi kamu masih dekati juga” ucap ilmiati yang ditirukan oleh serli saat ditemui di Polsek Kemaraya (11/05/16)

Serli hanya bisa diam dan menangis, tidak puas mencaci maki kakak iparnya sendri Wanita yang terpilih menjadi calon bupati wakatobi tersebut langsung meludahi wajah serli lalu mengeluarkan kata-kata kasar terhadap serli.

“Dasar pelacur, lonte” teriak ilmiati

Tidak hanya itu, serli juga mendapatkan pukulan fisik dari wanita berkerudung itu. Serli mengaku dirinya ditendang dan rambutnya dijambak hingga korban terjatuh dari mobil.

“Dia sempat pergi, setelah beberap menit begitu pas saya buka pintu mobil, saya lihat dia datang lagi hampiri saya, dia langsung menjambak rambut saya, sampai saya terjatuh keluar, terus perut begas operasi sesar saya ditendang” terang serli dalam tangisannya

Serli mengatakan Ilmiati sudah dari dulu tidak menyukai dirinya, sehingga ilmiati berbuat hal tidak terpuji seperti itu

Kapolsek Kemaraya Iptu Jimi Fernando mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban, dan masih mencari saksi – saksi untuk dimintai keterangan.

“Untuk sementara kami masih mencari keterangan dari korban sendiri, karena pada saat kejadian yang ada di TKP hanya korban bersama terlapor” tutur Kapolsek (Nomilia)

loading...