PB, Boro-Boro : Beladiri Militer Yong Moo Do merupakan beladiri wajib yang harus dikuasai oleh seluruh anggota TNI tak terkecuali bagi personel Yonif 725/Woroagi. Namun kewajiban penguasaan beladiri asal Korea tersebut bagi prajurit woroagi harus dibuktikan dengan penyandangan gelar sabuk Hitam. “Semua Prajurit Yonif 725/Woroagi wajib menyandang Sabuk Hitam” tegas Wakil Danyonif 725/Woroagi Mayor Inf. Hasroel Tamin kepada pemebawaberita.com via selulernya (11/5/2016).

DSC_8648Dikatakannya, sekitar 90 persen dari jumlah keseluruhan  prajurit Yonif 725/Woroagi telah menyandang predikat Sabuk Hitam  (Dan I). Menyandang predikat Sabuk Hitam kata dia bukan hal yang mudah karena prajurit harus terus berlatih hingga berbulan-bulan untuk menguasai kemampuan teknik dan skill dasar, menengah, sampai dengan tingkat mahir. “Kalau latihannya serius dan rutin tiga kali sehari, maka dalam waktu tiga bulan predikat sabuk hitam dapat dicapai” kata Hasroel lagi.

DSC_8631-1Menurut Hasroel, karena sifat olahraga tersebut cukup berbahaya, maka seni beladiri Yong Moo Do ini memerlukan latihan yang serius dan dengan  melibatkan instruktur atau guru untuk mendapatkan  instruksi – instruksi dan praktek langsung guna menghindari  hal – hal yang tidak diinginkan.”Untuk memperkecil resiko latihan yang bersifat fatal” jelas Hasroel.

DSC_8647-1Hasroel menambahkan , penguasaan  beladiri Yong Moo Do merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan Usulan Kenaikan Pangkat (UKP). Selain itu kata dia Beladiri Yong Moo Doo salah satu upaya pembinaan fisik dan mental bagi seluruh anggota Yonif 725/Woroagi. (Enel-Sultra)

loading...