PB, Bekasi – Mewujudkan sebuah keinginan bukanlah hal yang mudah, apalagi keinginan itu dikarenakan dari hati yang tulus, dan melibatkan orang banyak.

Selain memerlukan tenaga dan sumber daya manusia, juga finansial yang mencukupi, dikarenakan keinginan yang begitu kuat namun tidak berjalan di sisi bisnis yang tentu saja harus menghasilkan.

Namun ada sesuatu yang ingin dikejar oleh pria yang sangat begitu kuat untuk menunjukkan kepada siapa saja, bahwa kepuasan bathin tidak dapat diukur dengan apapun termasuk materi.

Namanya Heikal Safar, pria yang masih sangat muda, namun sudah mulai memiliki tujuan dalam mencari kepuasan bathin, dengan memulai sebuah ide membentuk Heikal Center.

Bertempat di Jalan KH. Noer Alie nomor 11 Kalimalang, Jakasampurna Kota Bekasi, Jawa Barat, (tepat di seberang Mesjid Raya Al-Azhar Kota Bekasi), Heikal mencoba untuk memulai “proyek” idealismenya yang akan dituangkan dalam sebuah kegiatan Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan.

Dengan luas tanah yang bisa dikatakan cukup untuk menampung kegiatan para pekerja Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan, Posko Heikal Center ini akan dijadikannya sebagai cikal bakal untuk membentuk dan sekaligus mewadahi para “petarung” yang memiliki jiwa Nasionalisme yang kuat.

“Saya cuma ingin bagaimana dengan memulai ini, maka saya bisa ikut menjaga sebuah nilai budaya, sosial dan ekonomi kerakyatan di Bumi Indonesia,” ujar Heikal sambil menatap para pekerjanya yang secara pelan namun pasti menyelesaikan bangunan yang akan dijadikan sebagai sekretariat Heikal Center.

Mungkin kita bisa mengatakan jika dengan jiwa muda, dan tekad yang kuat, Heikal perlu memperjuangkan semuanya dengan segenap jiwa dan tenaga serta pikirannya.

Namu tidak menurut Heikal, dirinya sudah memiliki program-program yang akan dilakukan kedepannya oleh para generasi yang dianggapnya sebagai “Petarung” yang berjiwa seorang kesatria yang pantang mundur walaupun sesulit apapun.

“Jika ingin memulai menjadikan mimpi indah dalam kehidupan nyata, maka kita memerlukan satu langkah kedepan,” ujar Heikal berfilosofi, dan menurutnya tidak ada manusia yang tidak bisa, karena apapun yang dikerjakan ternyata dianggap salah, bukan berarti itu tidak benar, “kita hanya belum tahu, tapi kita akan mengerti dari kesalahan itu,” ujarnya mantap, sambil tersenyum.

Heikal memulai “Proyek” Heikal Center ini karena juga atas dorongan dan dukungan sesama rekannya yang selalu mensupport niat baiknya ini.

“Kita akan lihat bagaimana semua ini terwujud, kita hanya memerlukan sebuah tim yang baik dan rencana yang bagus dan tersusun, serta tekad yang kuat, maka yakinlah Allah akan membantu,” ujar Heikal yang selalu memngingatkan kepada anggota Heikal Centernya bahwa tidak ada yang sulit untuk memulai apapun.

Terkait dengan persoalan politik, Heikal menegaskan jika ruang politik tidak dijadikan sebuah tempat untuk Heikal Center, namun secara pribadi Heikal menunjukkan juga mengikuti perkembangan politik baik secara umum Indonesia maupun di Jakarta.

Namun sekali lagi Heikal tetap memperlihatkan sikap profesional jika persoalan politik tidak dimasukkan ke dalam wadah Heikal Center, karena dirinya tahu, tujuannya dalam hal pengembangan Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan juda didukung beberapa rekannya yang memilik perbedaan pandangan soap politik.

(Jall)

loading...