PB : Harian ‘Mindano Exminer’ edisi Kamis 12 Mei 2016 dan ditayangkan pada pukul 06:48 waktu setempat, menuliskan artikel berjudul ‘Sayyaf frees 4 Indon sailor in Philillines’ (Abu Sayyaf bebaskan 4 Pelaut Indonesia di Filipina)

Laporan yang ditulis oleh jurnalis Ely Dumaboc menceritakan tentang pembebasan sandera pelaut Indonesia yang disekap kelompok Abu Sayaf di Filipina, dan peran Kivlan Zein memang tak bisa dianggap sebelah mata.

Artikel tersebut sekaligus menepis kesimpang-siuran berita karena banyaknya pihak-pihak yang menyatakan berjasa dalam negosiasi pembebasan sandera. Klaim yang diberikan oleh pihak-pihak tertentu terkadang dijadikan sebagai pencitraan politik bagi mereka dan terkadang terlihat aneh sehingga yaknpelak lahi menjadi bahan olok-olokkan para netizen.

Berikut isi kupasan artikel mereka (diterjemahkan dalam bahasa Indonesia)

Sulu — Kelompok Abu Sayyaf  telah membebaskan empat pelaut Indonesia pada Rabu lalu setelah serangkaian negosiasi dengan mantan kelompok pemberontak Front Pembebasan Nasional Moro di provinsi Filipina selatan, Sulu.

Tokoh MNLF  Nur Misuari berhasil membujuk Abu Sayyaf untuk membebaskan para pelaut tanpa tebusan, yang mana kemudian gubernur provinsi Totoh Tan, yang kemudian menerima para sandera Indonesia itu  di rumahnya di kota Jolo.

Istri Misuari, Tarhata, dan mantan jenderal angkatan darat Indonesia Kivlan Zein Didampingi para pelaut – Mochammad Ariyanto Mijnan, Lorens Peter Dede Irfan Hilmi dan Samsir ikut — ikut hadir dalam acara penyerahan sandera itu kepada Tan.

loading...