PB, Jakarta – Ratusan pelajar sekolah dari Yayasan Hang Tuah berlayar bersama KRI Tanjung Nusanive 973 mengarungi perairan Laut Jakarta hingga turun ke salah satu pulau di kepulauan seribu. Pelayaran dilepas langsung oleh Ketua Umum Pusat Yayasan Hang Tuah Laksda TNI (Purn) Amri Husaini yang saat itu bertindak sebagai Inspektur Upacara di lapangan apel Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (19/5).

Pelayaran yang dilaksanakan selama seharian ini adalah kerja sama antara TNI Angkatan Laut dalam hal ini Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) dengan Yayasan Hang Tuah untuk menanamkan lebih dini kepada para generasi bangsa Indonesia akan karakter sebuah negara maritim.

1(7)Kegiatan tersebut sejalan dengan visi pemerintah RI sekarang yang bervisi kemaritiam. Mengutip pernyataan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat menghadiri acara pembukaan Multilateral Komodo Exsecise 2016 di Markas Komando Pangkalan Utama Angkatan Laut II (Lantamal II) Padang, Sumatera Barat, Selasa (12/4/2016) bulan lalu.

“Sudah lama kita memunggungi laut, memunggungi teluk, memunggungi samudera. Padahal masa depan kita ada di sana. Padahal Poros Maritim Dunia ada di sana.”

Pada kesempatan itu, Jokowi mengajak untuk bekerja keras untuk membangkitkan kembali budaya Maritim Nusantara, menjaga sumber daya laut, membangun infrastruktur dan konektivitas Maritim. Selain itu, memperkuat Diplomasi Maritim, dan membangun Pertahanan Maritim.

“Maka ayo ke laut. Di laut tersimpan harapan. Di laut tersimpan kejayaan. Banyak ombak, banyak kehidupan,” ucapnya.

Para siswa tersebut didampingi oleh guru-gurunya selama berlayar bersama KRI Tanjung Nusanive 973 yang dikomandani Letkol Laut (P) Ra’py Tadung, mereka dibekali sejumlah pengetahuan tentang kebaharian, pengetahuan tentang bagaimana bernavigasi, pengenalan Kapal Perang Republik Indonesia, dan pengertahuan lain tentang tugas-tugas TNI Angkatan laut dalam menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta informasi lain yang berkaitan dengan dunia kemaritiman.

Selain itu dalam pelayaran para siswa berserta para guru pendamping dan ABK KRI Tanjung Nusanive 973 melaksanakan ibadah keagamaan Peringatan Isra Miraj dengan penceramah Letkol Laut (KH) Sri Depranoto, S.Ag. Perwira rohani dari Kolinlamil.

Sebanyak 587 peserta pelayaran (Joy Sailing) ini berasal dari pelajar SMP Hang Tuah 1-6, SMP Negeri 41 dan SMK Hang Tuah I Cipulir, Jakarta Selatan. Dan 128 pendamping dari guru sekolah maupun dari keluarga para pelajar. Mereka berlayar dengan route dari dermaga Kolinlamil menuju pulau Untung Jawa, turun kepulaun untuk melaksanakan berbagai kegiatan keterampilan bahari dan olah raga perairan, selanjutnya kembali ke Jakarta di dermaga Kolinlamil lagi.

Pada upacara pelepasan peserta pelayaran tersebut turut hadir Kepala Staf Kolinlamil Laksamana Pertama TNI Roberth Wolter Tappangan, S.H. dan beberapa pejabat terus Kolinlamil serta undangan lainnya, untuk memberi semangat rasa cinta bahari kepada mereka.

(Kamal/Dispen Kolinlamil)

 

 

loading...